Salah satu yang disoroti Gubernur Aher adalah perihal wildcard untuk Jabar pada cabang olahraga (cabor) berkuda.
Sembilan dari 12 kontingen peserta nomor pacuan mengajukan protes tentang pelayanan istimewa untuk kontingen Jabar. Sebagai tuan rumah, Jabar diuntungkan karena bisa langsung tanding di final, tanpa harus melewati babak penyisihan terlebih dahulu.
Sembilan daerah tersebut di antaranya adalah, Sulawesi Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Jabar, Jawa Tengah dan Yogyakarta tidak ikut mendukung surat protes ini.
Sebagai Ketua Umum PB PON, Aher menilai protes itu seharusnya disampaikan saat technical meeting. "Itu protesnya terlalu kecepetan. Disampaikan saat ini, sementara proses technical meeting belum dilakukan. Mestinya protes itu disampaikan saat technical meeting nanti," kata Aher.
Menurut Aher, ketentuan wildcard untuk Jabar sudah ditetapkan dalam technical book sekitar dua bulan lalu. "Kita juga tidak merasa mungkin tidak adil, kalau ada yang menunggu di final tanpa mengikuti penyisihan dulu. Nah nanti dibicarakan saat technical meeting. Seperti apa baiknya bentuk wildcard itu," imbuh Aher.
Ketua Pengprov Pordasi DKI Jakarta, Alex Asmasoebrata mementahkan pernyataan Aher. Dalam konferensi persnya di Hotel Patra Jasa, Senin (19/9) siang, Alex mengungkapkan bahwa surat protes itu sudah pernah dilayangkan pada enam bulan yang lalu. Tapi surat itu tak digubris oleh PB PON.
"Jawabannya toleransi lah toleransi," ucapnya kesal. Keresahan juga dirasakan manajer tim berkuda Sulawesi Barat (Sulbar), Raden Mulyo. "Kami sependapat dengan kontingen lain, kami merasa tidak mendapat keadilan," ungkapnya. [initial]
(faw/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jabar Dianggap Diistimewakan, ini Jawaban Gubernur Aher
Olahraga Lain-Lain 19 September 2016, 19:46
-
Gubernur Jawa Barat Jagokan Jerman di Euro 2012
Bolatainment 19 Juni 2012, 14:40
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






















KOMENTAR