Bola.net - Kontingen PON Jatim tak ingin atlet-atlet mereka tak terurus dengan baik selama pelaksanaan PON XVIII Riau September ini. Begitu melihat ada ketidaknyamanan dalam fasilitas yang diberikan PB PON mereka akan menarik diri dari fasilitas tersebut.
Hingga saat ini tercatat sudah tujuh cabang olah raga (cabor) yang terpaksa harus dibiayai sendiri oleh KONI Jatim, yakni, Panahan, Loncat Indah, Voli Indoor, Menembak, Panjat Tebing, Wushu dan Anggar.
Ketua Harian Koni Jatim, Erlangga beralasan penarikan tujuh cabor tersebut dikarenakan akomodasi dan transportasi yang diberikan PB PON sangat tidak layak. "Semisal Panahan. Atlet kita ditempatkan di rusun mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang buruk," katanya pada Bola.net di kantor KONI Jatim, Selasa (5/9).
Ia menerangkan, di rusun tersebut perbandingan antara jumlah toilet dan jumlah kamar adalah 1 banding 12. "Masa mereka harus berebut? Bisa-bisa panah-panahan dulu yang menang masuk toilet," sindirnya sambil tertawa.
Erlangga menegaskan bahwa kenyamanan atlet sangat mempengaruhi mental bertanding mereka. "Kita tak ingin mereka stress karena memikirkan akomodasi dan lain-lainnya. Untuk itu kita tarik dan biayai sendiri," pungkasnya. (fjr/kny)
Hingga saat ini tercatat sudah tujuh cabang olah raga (cabor) yang terpaksa harus dibiayai sendiri oleh KONI Jatim, yakni, Panahan, Loncat Indah, Voli Indoor, Menembak, Panjat Tebing, Wushu dan Anggar.
Ketua Harian Koni Jatim, Erlangga beralasan penarikan tujuh cabor tersebut dikarenakan akomodasi dan transportasi yang diberikan PB PON sangat tidak layak. "Semisal Panahan. Atlet kita ditempatkan di rusun mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang buruk," katanya pada Bola.net di kantor KONI Jatim, Selasa (5/9).
Ia menerangkan, di rusun tersebut perbandingan antara jumlah toilet dan jumlah kamar adalah 1 banding 12. "Masa mereka harus berebut? Bisa-bisa panah-panahan dulu yang menang masuk toilet," sindirnya sambil tertawa.
Erlangga menegaskan bahwa kenyamanan atlet sangat mempengaruhi mental bertanding mereka. "Kita tak ingin mereka stress karena memikirkan akomodasi dan lain-lainnya. Untuk itu kita tarik dan biayai sendiri," pungkasnya. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jatim Tarik Tujuh Cabor Dari Fasilitas PB PON
Olahraga Lain-Lain 4 September 2012, 21:15
-
Minim Pemain Profesional, Basket Putra DKI Diminta Waspada
Basket 4 September 2012, 17:30
-
Tim Jateng Tunggu Kepastian Lawan Perdana di PON
Bola Indonesia 4 September 2012, 16:22
-
Ramai Pemain Absen, Tim Sepak Bola Jambi Dirombak
Bola Indonesia 4 September 2012, 15:42
-
Firman Farera Waspadai Suhu Panas di Lokasi Balap PON
Otomotif 31 Agustus 2012, 20:15
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR