Erlangga mengakui ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang tidak sesuai target. Yang digadang-gadang bisa mendapatkan medali emas, justru meleset. "Memang ada beberapa nomor yang lepas, tapi tergantikan dengan nomor-nomor yang lain," jelasnya kepada awak media.
Erlangga tak terlalu pusing karena banyak nomor andalan Jatim yang belum dipertandingkan. "Yang lain-lainnya kan masih semifinal dan penyisihan. Beberapa cabor yang perjalanannya masih panjang tapi merupakan lumbung seperti menembak, atletik dan ski air," sambung Erlangga.
"Itu masih cukup banyak peluang. Sampai hari ini kita on the track," imbuhnya. Ia berharap kontingen Jatim bisa mencapai target medali yang dicanangkan. "Mudah-mudahan prediksinya benar antara 138 medali," harap Erlangga.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 11:45

-
Sportivitas di PON Jabar Terburuk Dalam Sejarah
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 11:12
-
Kontingen Jatim Masih On The Track
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 10:23
-
Jelang PON, Jatim Tarik Atlet dari Pelatnas
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 15:03
-
KONI Jatim Tak Yakin Tim Sepakbola Lolos PON
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 14:45
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR