Menurut Jatim, dari 200 nomor tambahan yang dipertandingkan di PON 2016 ini, lebih dari separuhnya adalah nomor milik Jabar. Artinya, dengan menutup mata saja sang tuan rumah bisa mendapatkan lebih dari 100 emas.
"Saya melihat PON ini memiliki tingkat sportivitas penyelenggaraannya terrendah dalam sejarah. Paling rendah. Terlalu besar semangat untuk menjadi juara umum," ucap Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung kepada awak media.
"Karena dengan penambahan nomor saja yang sedemikian banyak banyak, sekitar 200 nomor, sebenarnya dengan senyum saja mereka sudah bisa juara umum. Tidak usah tricky," imbuh mantan ketua REI Jatim ini.
Jatim mengaku bukan satu-satunya daerah yang mengeluhkan tentang buruknya nilai sportivitas di PON 2016 ini. Sebab banyak provinsi lain yang merasakan hal serupa. "Seperti kemarin di sepatu roda. Kalau seperti itu, yang dicari apa?," sambungnya.
Sepatu roda bukan menjadi satu-satunya cabor yang menjadi sorotan media karena ada ketidak beresan dalam penyelenggarannya, hal serupa juga terindikasi di cabor lain seperti judo dan berkuda. Bahkan terjadi kekacauan hingga adu fisik pada cabor wushu, polo air dan sepakbola.
"Saya sampaikan ke pihak Jabar. Jabar harus ada keseimbangan antara semangat menjadi tuan rumah dan semangat menjadi juara umum. Artinya, Jabar ini ikut PON dengan tersenyum saja dia bisa juara umum," sindir Erlangga.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 11:45

-
Sportivitas di PON Jabar Terburuk Dalam Sejarah
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 11:12
-
Kontingen Jatim Masih On The Track
Olahraga Lain-Lain 24 September 2016, 10:23
-
Jelang PON, Jatim Tarik Atlet dari Pelatnas
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 15:03
-
KONI Jatim Tak Yakin Tim Sepakbola Lolos PON
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 14:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR