
Bola.net - Manajer Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Banten, Haridoyo, menyatakan bahwa atlet angkat besi putra Indonesia, Rizki Juniansyah, telah melewati porsi latihan yang tak biasa demi menyabet medali emas kelas 73 kg Olimpiade Paris 2024 pada Jumat (9/8/2024) dini hari WIB.
Rizki memulai dengan angkatan snatch 155 kg, dan ini membuatnya tertinggal 10 kg dari Shi Zhiyong (China), dan 1 kg di belakang Julio Mayora Pernia (Venezuela). Namun, Shi dan Pernia gagal mencatat kemenangan di clean and jerk. Hal ini membuat Shi dan Pernia tersingkir dari peta perebutan medali.
Dengan tersingkirnya mereka, Rizki berkesempatan besar meraih emas. Ia menyelesaikan angkatan pertama dengan berat 191 kg, sebelum menambahnya menjadi 199 kg pada percobaan kedua. Ini memecahkan rekor clean and jerk Olimpiade sekaligus membuat Rizki menyabet medali emas.
Sempat Cemas Lihat Angkatan Pertama yang Gagal

"Kami dari tim manajer memang sudah tidak heran, karena memang Rizki mendapatkan porsi latihan dengan tidak biasa di angkatan besi itu," ujar Haridoyo kepada Antara di Serang, Banten.
Meski begitu, Haridoyo, menyatakan tim manajer dan sasana sempat khawatir pada angkatan pertama Rizki yang gagal. Namun, dengan kemampuan tim pelatih yang mumpuni, akhirnya Rizki dapat bangkit dan berhasil meraih emas.
"Sempat kaget dan khawatir pada angkatan pertama karena sempat gagal. Tapi pada akhirnya semua yang hadir saat nonton bareng di sasana, Jumat dini hari, berteriak terharu, karena Rizki berhasil bangkit," katanya.
Berharap Rizki Juniansyah Tak Cepat Puas
Pihaknya pun mengaku bangga atas keberhasilan yang diraih oleh Rizki. Karenanya, Haridoyo berpesan agar capaian ini tidak membuat Rizki merasa puas, karena ke depan masih ada multi event lainnya yang harus dilalui.
"Ini harus dijadikan langkah awal oleh Rizki dan menjadi pemacu semangat serta bekal untuk kegiatan berikutnya," tutup Haridoyo.
Sebagai catatan, Rizki menjadi atlet angkat besi pertama yang mempersembahkan medali emas kepada Indonesia di Olimpiade. Ia juga menjadi penyabet medali emas kedua bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024, setelah atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo.
Sumber: Antara
Baca Juga:
- Profil Nurul Akmal: Peraih Emas Angkat Besi Putri Asian Games 2018, Wakili Indonesia di Olimpiade 2024
- Ayo Nurul Akmal! Indonesia Masih Berpeluang Tambah Medali di Penghujung Olimpiade 2024
- Statistik Prestasi Veddriq Leonardo, Peraih Emas Perdana Indonesia di Panjat Tebing Olimpiade
- Statistik Prestasi Rizki Juniansyah, Atlet Angkat Besi Indonesia Pertama yang Raih Emas Olimpiade
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR