
Bola.net - Windy Cantika Aisah menjadi atlet pertama yang menyumbang medali untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Bonus minimal Rp1,1 miliar pun menanti Windy Cantika ketika pulang ke Indonesia.
Bonus tersebut berasal dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp1 miliar dan pengusaha muda, Gilang Widya Pramana senilai Rp100 juta.
Kemenpora menjanjikan bonus Rp5 miliar bagi wakil Indonesia peraih emas, Rp2 miliar untuk perak, dan Rp1 miliar khusus perunggu.
Janji Gilang
Gilang Widya, lewat perusahaannya, J99Corp akan mengucurkan bonus Rp500 juta untuk atlet Indonesia pendulang medali emas, Rp250 juta bagi perak, dan Rp100 juta untuk perunggu.
"Yang bisa saya lakukan, akan saya lakukan. Untuk bonus, saya sudah menyiapkan. Saya sebagai pengusaha dan influencer, mau membantu menaikkan engangement untuk Olimpiade Tokyo. Sebab di tengah pandemi COVID-19, orang tidak fokus ke Olimpiade. Mereka fokus ke pandemi," kata Gilang Widya belum lama ini.
"Saya berencana untuk memberikan bonus kepada para peraih medali. Supaya mereka lebih semangat lagi. Barangkali setelah saya, ada pengusaha-pengusaha lain yang tergerak hatinya. Saya mau mendukung atlet Indonesia biar lebih berjuang dan semangat."
"Bonus dari saya, untuk medali emas Rp500 juta, medali perak Rp250 juta, dan medali perunggu Rp250 juta di Olimpiade Tokyo. Semoga atlet Indonesia semakin semangat," jelas pria yang juga menjabat sebagai Presiden Arema FC tersebut.
Hasil Windy Cantika
Windy Cantika, yang baru berusia 19 tahun, adalah pendulang medali pertama untuk Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo.
Bertanding di Tokyo International Forum, Tokyo, Sabtu (24/7/2021), Windy Cantika membukukan total 194 kg angkatan. Dia mengangkat 84 kg di angkatan snatch dan 110 kg di angkatan clean dan jerk.
Windy Cantika tertinggal 8 kg dari peraih medali perak, Chanu Mirabai dari India dan 16 kg dari pendulang medali emas, Hou Zhihui dari China.
Sebelumnya, Windy Cantika telah menorehkan tinta emas di berbagai turnamen. Mojang asal Bandung, Jawa Barat itu adalah peraih medali emas SEA Games 2019 dan Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021.
Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Hendry Wibowo, 24 Juli 2021)
Baca Ini Juga:
- Windy Cantika Ungkap Kunci Raih Medali Perunggu Olimpiade Tokyo 2020
- Highlights Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Ahsan/Hendra Kalahkan Pasangan Kanada
- Highlights Angkat Besi 49 Kg Putri Olimpiade Tokyo 2020: Medali untuk Indonesia
- Prediksi Sepak Bola Olimpiade: Brasil vs Pantai Gading 25 Juli 2021
- Harga dan Jenis Raket yang Dipakai 11 Pebulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
- Olimpiade Tokyo 2020: Ahsan / Hendra Menang Mudah di Laga Perdana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
-
Man City vs Brighton: Rating Pemain The Citizens usai Tertahan di Etihad Stadium
Liga Inggris 8 Januari 2026, 09:21
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 8 Januari 2026, 08:55
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR