Hanya saja diterangkannya, Satlak Prima tidak hanya fokus pada cabang tertentu. Akan tetapi, semua cabang yang berpeluang meraih medali emas di event internasional menjadi tujuan utama.
"Cabang yang berpotensi meraih medali di event internasional merupakan tanggung jawab Satlak Prima," kata Suwarno, saat tampil sebagai pembicara pada Diskusi Kamisan Kemenpora (Kumis Kemenpora), di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1) siang.
Dilanjutkannya, kerja Satlak Prima sangat kompleks, mulai dari memonitoring berbagai macam persoalan, hingga masalah anggaran untuk latihan, pelatnas ke luar negeri.
Khusus untuk 2015, arah Satlak Prima adalah menyiapkan atlet untuk menghadapi Asian Games 2018 yang akan digelar di Indonesia.
Dari 33 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018, tidak semua nomor diikuti atlet Indonesia.
"Hanya nomor-nomor tertentu yang mempunyai peluang meraih medali diikutsertakan di Asian Games 2018. Contohnya atletik, dari 46 nomor yang dipertandingkan, kita hanya mengikuti beberapa nomor saja," imbuhnya.
Pembicara lain yang hadir pada Kumis Kepora kali ini adalah Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Djoko Pekik Irianto dan pengamat olahraga Fritz Simanjutak.
Pada kesempatan tersebut, Djoko Pekik sempat menyoroti jumlah pelatih yang berkompeten di Tanah Air untuk diterjunkan di ajang internasional jumlahnya hanya 11 persen.
"Kalau hanya 11 persen, ini sangat miris sekali. Kalau ingin meraih hasil maksimal, kita harus meningkatkan jumlah pelatih yang berkompeten untuk menangani atlet di ajang internasional," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Satlak Prima Tegaskan Fokus Pada Cabang Peraih Medali Emas
Olahraga Lain-Lain 15 Januari 2015, 21:44
-
Ini Harapan Ketua Satlak Prima Terhadap Timnas U-23
Tim Nasional 9 September 2014, 15:55
-
Ikuti Asian Games 2014, Timnas Gunakan Dana Sendiri
Tim Nasional 15 Juli 2014, 16:23
-
PSSI Tak Mau Buru-buru Serahkan Nama Skuat Asian Games 2014
Tim Nasional 15 Juli 2014, 15:10
-
Satlak Prima Siapkan Pelatnas Jangka Panjang Untuk Asian Games
Olahraga Lain-Lain 18 Februari 2014, 22:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR