
Bola.net - Gaya penalti Jorginho bila dilihat sekilas memang terlihat mudah. Namun ketika dipraktikkan di atas lapangan dan dengan tekanan besar, itu sangat sulit untuk ditiru.
Tak percaya? Tanyakan hal itu pada Justice Blay.
Andalan Ghana tersebut harus menjadi salah satu pesakitan setelah gagal mengeksekusi penalti di partai final WAFU Cup of Nations 2019. Pertandingan final itu harus ditentukan lewat adu penalti setelah 120 menit kedua tim bermain imbang 1-1.
Di babak adu penalti inilah Ghana tak beruntung. Dari empat kesempatan penendang, hanya satu yang sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Namun ada momen yang lucu, bila tidak mau dikatakan ironis, yakni ketika Justice Blay mencoba melakukan eksekusi penalti dengan gaya Jorginho.
Gagal Tiru Gaya Jorginho
Eksekutor pertama Ghana adalah Augustine Okrah, namun tendangannya mampu diantisipasi dengan baik oleh Pape Ndiaye. Setelah itu, tembakan Fatawu Mohammed juga gagal menembus gawang Senegal setelah tendangannya digagalkan mistar gawang.
Setelah dua kali kegagalan itu, giliran Appaih Maccarthy yang menjadi algojo dan ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Nah, setelah itu giliran Justice Blay yang diharapkan memperpanjang nafas Ghana.
Namun mencoba gaya Jorginho dalam mengeksekusi penalti, Blay justru gagal meniru trik itu dengan sempurna dan tendangannya mampu diantisipasi dengan baik oleh Pape Ndiaye.
Meanwhile, in the 2019 WAFU final, Ghana's midfielder Justice Blay attempted a "Jorginho penalty" which went terribly wrong and ended up losing the trophy Senegal#WafuCup2019 pic.twitter.com/FPmQJHWNm5
— OurAfricanFootball.com (@ourAfricanFooty) October 13, 2019
Dengan kegagalan Blay itu, gagal pula Ghana meraih trofi WAFU Cup of Nations 2019 dengan skor 1-3 atas tuan rumah Senegal.
Sebagai informasi, WAFU Cup of Nations 2019 adalah sebuah turnamen yang melibatkan tim-tim yang menjadi anggota persatuan sepak bola Afrika Timur. Tahun 2019, Senegal menjadi tuan rumah edisi keenam dan dua tahun lagi turnamen WAFU Cup akan digelar di Nigeria.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aduh! Niatnya Tiru Jorginho, Justice Blay Malah Bikin Ghana Gagal Juara
Open Play 14 Oktober 2019, 12:54
-
Tren Patung Absurd Berlanjut, Kini Asamoah Gyan Jadi Korbannya
Bolatainment 8 Januari 2018, 17:49
-
Highilight Semifinal Piala Afrika 2017: Kamerun 2-0 Ghana
Open Play 3 Februari 2017, 05:58
-
Prestasi Ghana Merosot Karena Pemain Ketagihan Seks
Bolatainment 5 Oktober 2016, 04:46
-
'Asamoah Gyan Jauh Lebih Hebat dari Messi dan Ronaldo'
Liga Spanyol 22 Desember 2015, 01:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR