Bola.net - - Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berusaha menertibkan penonton yang bersikap tidak disiplin menjaga keutuhan fasilitas SUGBK dengan cara menampilkan mereka di layar video raksasa di dalam stadion.
SUGBK baru saja selesai direnovasi. Hal tersebut dilakukan demi menyambut digelarnya Asian Games 2018.
Banyak perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah agar SUGBK menjadi jauh lebih modern, cantik dan bertaraf internasional. Di antaranya pemberian single seat flip up yang menggantikan kursi panjang, lalu penyediaan area khusus penyandang difabel, pemasangan kaca anti peluru, pemasangan CCTV, penambahan kekuatan lampu, pemasangan outdoor lighting dan tentunya mengganti rumput stadion dengan rumput kelas satu standar FIFA.
Begitu selesai direnovasi, stadion diresmikan pada hari Minggu kemarin. Saat itu SUGBK juga sekaligus digunakan untuk menggelar pertandingan uji coba antara timnas melawan Islandia.
Berhubung baru direnovasi, maka wajar apabila pengelola SUGBK tak ingin ada penonton yang tidak disiplin menjaga keutuhan fasilitas stadion meski sebelumya sudah diingatkan oleh PSSI. Maka begitu ada penonton yang membandel, pengelola sudah menyiapkan sanksi sosial yang bisa dibilang cerdas.
Saat pertandingan pihak pengelola memonitor para penonton di penjuru stadion dengan CCTV. Hasilnya pun jitu karena ada sejumlah penonton yang kedapatan tak menghiraukan himbauan PSSI. Dalam kasus ini, para penonton itu kedapatan menggunakan kursi dengan cara yang tidak benar.
Ada yang berdiri di kursi, ada yang menempatkan kakinya di sandaran kursi dan bahkan duduk di sandaran kursi tersebut. Mereka ini akhirnya disorot kamera dan ditampilkan di layar raksasa.
Alhasil aksi mereka ini mendapat perhatian seisi stadion dan mendapatkan cemoohan dari penonton lainnya. Meski butuh waktu tak sebentar, penonton yang disorot akhirnya sadar telah melakukan kesalahan dan membenahi posisi duduknya.
Contohnya bisa dilihat dalam unggahan video milik akun @qronoz atas nama Daniel Giovanni.
Brilliant move by GBK management to stop spectators from getting their feet up on the chair: scout them through hi-def CCTV, put them live on big screen, booed by others until they get their feet down, then applauded by the whole stadium 😁👍
(pardon my wife’s voice) pic.twitter.com/fx1gOA3Oyh
— Daniel Giovanni (@qronoz) January 14, 2018
"Langkah brilian oleh manajemen GBK untuk menghentikan penonton menaikkan kakinya di kursi: cari mereka melalui CCTV resolusi tinggi, tampilkan mereka secara langsung melalui layar raksasa, dicemooh oleh penonton lainnya sampai mereka menurunkan kakinya, kemudian diberi tepuk tangan oleh seisi stadion."
Jadi, jangan pernah coba-coba naikkan kaki ke kursi atau bersikap bandel di SUGBK ya Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Cerdas Tertibkan Penonton Bandel di SUGBK
Open Play 16 Januari 2018, 01:30
-
Edy Rahmayadi Tegaskan Target PSSI adalah Bawa Indonesia Main di Piala Dunia
Tim Nasional 15 Januari 2018, 14:47
-
Parma FC Resmi Masuk sebagai Anggota Baru PSSI
Bola Indonesia 15 Januari 2018, 14:10
-
Resmikan SUGBK, Penonton Desak Ketum PSSI Mundur
Tim Nasional 15 Januari 2018, 11:44
-
Ikuti Jejak Pembinaan Tahun 90an, PSSI Bakal Kirim Pemain Muda ke Italia
Tim Nasional 14 Januari 2018, 13:59
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR