
Bola.net - Laga pertama sepak bola putri di ajang Olimpiade Tokyo 2020 dari grup F antara Zambia dan Belanda menyuguhkan hasil mencengangkan. Belanda melibas Zambia dengan skor 10-3, alias lahir 13 gol dalam laga tersebut.
Pertandingan yang digelar di Stadion Miyagi tersebut berlangsung pada Rabu (21/07/2021) malam.
Timnas sepak bola putri Belanda mencatatkan gol pertamanya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 pada menit ke-9. Gol yang dicetak oleh Vivianne Miedema ini diperoleh setelah kiper Zambia melakukan kesalahan fatal dengan maju keluar kotak penalti dan gagal membuang jauh bola.
Miedema meledak dengan menyumbang empat gol, termasuk hattrick di babak pertama pada menit kesembilan, ke-15, dan ke-29. Satu gol lainnya dibuat Miedema di menit ke-59.
Beberapa menit berselang, giliran Liekee Mertens yang menambah kedudukan atas Zambia pada menit ke-14. Satu menit kemudian, Miedema menambah skor lagi melalui tendangan kaki kanannya.
Zambia akhirnya berhasil mencetak gol pertamanya setelah Barbra Banda melewati kiper Belanda, Sari van Veenendaal pada menit ke-19. Meskipun begitu, Zambia tidak dapat berkutik setelah lahir tiga gol yang diciptakan oleh Miedema, Mertens, dan Shanice van de Sanden. Babak pertama pun selesai dengan skor sementara 6-1 untuk keunggulan Belanda.
Pada babak kedua, Belanda semakin menggila. De Oranje berhasil mencetak empat gol tambahan dari Miedema, Jill Roord, Lineth Beerensteyn, dan Victoria Pelova. Penyerang nomor 9 Belanda, Miedema, mencatatkan quattrick bagi negaranya.
Sementara itu, Zambia hanya mampu membalas gol di menit-menit akhir lewat Barbra Banda pada menit 82 dan 83. Setelah tidak ada penambahan skor dari kedua tim, akhirnya peluit tanda babak pertandingan selesai ditiup oleh wasit.
Dari hasil pertandingan tersebut, Belanda berhasil menduduki pucuk klasemen pada peringkat kedua dan disusul oleh Brasil setelah kemenangan tim Samba atas China.
Jika anda melewatkan pertandingan Zambia VS Belanda kemarin, Bolaneters bisa menyaksikannya di bawah ini atau melalui link pertandingan Zambia vs Belanda (di sini).
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa Bolaneters saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Brasil 4-2 Jerman
Open Play 22 Juli 2021, 20:54
-
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Argentina 0-2 Australia
Open Play 22 Juli 2021, 20:48
-
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Meksiko 4 vs 1 Prancis
Open Play 22 Juli 2021, 17:35
-
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Mesir 0-0 Spanyol
Open Play 22 Juli 2021, 17:20
-
Highlights Sepakbola Putri Olimpiade 2020: Zambia 3 vs 10 Belanda
Open Play 22 Juli 2021, 17:02
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR