
Panna atau nutmeg adalah meloloskan bola di antara kaki lawan.
Saat memperkuat Portugal dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 di kandang Irlandia Utara, Sabtu (07/9), Ronaldo menjadikan Davis bulan-bulanan dengan gerakan tersebut. Diawali sebuah Cruyff turn, Ronaldo mengecoh Davis, lalu melewatkan bola di celah kaki gelandang Southampton itu, dan mengakhiri dengan back-hell pass ke arah rekannya.
Dalam laga tersebut, Ronaldo mencetak hat-trick dan Portugal menang 4-2.
Untuk panna itu sendiri, sang forward Real Madrid bukanlah yang pertama. Gelandang Chelsea Juan Mata juga pernah melakukannya dalam latihan timnas Spanyol dan yang jadi korban adalah Raul Albiol.
Davis dan Albiol sama-sama pernah menjadi korban panna, tapi efek pukulannya tentu berbeda. Saat Albiol hanya dalam sebuah sesi latihan, Davis justru dipermalukan di hadapan ribuan suporter negaranya. (dai/yt/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Willian: Tak Mudah Rebut Tempat di Chelsea
Liga Inggris 10 September 2013, 20:24
-
Cederai Gotze, Ramires Minta Maaf
Liga Champions 10 September 2013, 18:16
-
Liga Spanyol 10 September 2013, 17:52

-
Mourinho Inginkan Valdes di Chelsea?
Liga Champions 10 September 2013, 15:15
-
David Luiz, Barcelona Tunggu Januari
Liga Spanyol 10 September 2013, 15:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR