
Bola.net - Kegagalan PSG meraih trofi Liga Champions usai dikalahkan Bayern Munchen di final membuat Neymar sedih. Penyerang PSG tersebut bahkan tak kuasa menahan air matanya tumpah.
Duel seru tersaji di Estadio da Luz, Senin (24/8/2020) dini hari tadi WIB. Pada final Liga Champions kali ini, PSG vs Bayern Munchen menjadi penampil puncak di turnamen tertinggi Benua Biru.
Pertandingan ini sendiri berlangsung seru. Kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang mencetak gol. Mulai dari peluang Neymar yang digagalkan Manuel Neuer, hingga peluang Robert Lewandowski yang masih membentur tiang gawang.
Dan satu-satunya pembeda adalah Kingsley Coman. Gol dari winger Bayern Munchen pada menit ke-59 tersebut memastikan Die Roten keluar sebagai juara Liga Champions, sekaligus meraih trofi Liga Champions keenam mereka sepanjang sejarah klub.
Begitu peluit wasit berbunyi yang menandakan pertandingan berakhir, pemain Bayern Munchen pun berhamburan ke tengah lapangan, bersuka cita, saling berpelukan, dan bergembira.
Sebaliknya, pemain PSG hanya bisa tertunduk sedih, dan beberapa sampai mengeluarkan air mata, tak kuasa menahannya. Salah satunya adalah Neymar.
Mata bintang PSG asal Brasil tersebut terlihat sembab dan beberapa kali kamera menyorot saat ia sedang menyeka air matanya. Kesedihan itu terus berlanjut sampai penyerahan medali. Seperti apa kesedihan itu?
Neymar hanya bisa menutupi mukanya setelah wasit meniup peluit akhir dan memastikan Bayern Munchen juara Liga Champions 2019-2020. (c) AP Photo
Bahkan Neymar harus ditenangkan oleh David Alaba ketika tangisnya tak kunjung berhenti. (c) AP Photo
Pemain Bayern Munchen tengah menenangkan Neymar usai laga PSG vs Bayern Munchen, di mana PSG kalah di final Liga Champions. (c) AP Photo
Pelatih PSG, Thomas Tuchel pun mencoba menghibur Neymar seusai laga. (c) AP Photo
Kesedihan Neymar masih berlanjut hingga saat prosesi penyerahan medali sebagai runner up Liga Champions 2019-2020. (c) AP Photo
Neymar hanya bisa memandang nanar medali runner up yang ia dapatkan. (c) AP Photo
Neymar terlihat menyeka matanya seusai proses pengalungan medali Liga Champions. (c) AP Photo
Kesedihan itu terlihat nyata. Neymar hanya bisa memegang sambil berlalu trofi Liga Champions. Bukan mengangkatnya. (c) AP Photo
Stay strong. Mungkin itu kalimat yang diucapkan Thomas Tuchel untuk menghibur Neymar. (c) AP Photo
Tatapan kesedihan itu terlihat mendalam. Neymar hanya bisa memandang jauh ke atas. Tetap semangat ya Neymar. (c) AP Photo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kingsley Coman, Bukti Bahwa Juventus Terus Ulangi Kesalahan yang Sama
Liga Italia 24 Agustus 2020, 23:25
-
Wayne Rooney: Andai Di Maria Bertahan di MU...
Liga Inggris 24 Agustus 2020, 17:20
-
Mantap! Hansi Flick Izinkan Skuat Bayern Munchen Pesta Sepuasnya
Bundesliga 24 Agustus 2020, 17:01
-
Chelsea Segera Tuntaskan Transfer Thiago Silva
Liga Inggris 24 Agustus 2020, 16:20
-
Kingsley Coman: Raja di Final Liga Champions
Liga Champions 24 Agustus 2020, 14:47
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR