Bola.net - - "Debut Johann Zarco di MotoGP mengingatkan saya kepada Ben Spies," demikian yang dinyatakan eks rider MotoGP yang tahun ini kembali ke WorldSBK, Loris Baz baru-baru ini. Pernyataan Baz ini sejatinya bukan tanpa alasan dan tak hanya asal ngomong, karena statistik keduanya memang bicara demikian.
Tim Bola.net pun menyusuri apa saja kemiripan antara debut Zarco dan Spies di kelas tertinggi. Mereka diketahui membela tim yang sama saat pertama kali menjejakkan kaki di MotoGP, dan prestasi-prestasi mereka pun cukup setara. Berikut tujuh persamaan antara debut Zarco dan Spies.
'MANTAN' SUZUKI
Sebelum dikenal sebagai rider Yamaha, Spies sangat identik dengan Suzuki. The Elbowz sukses merebut tiga gelar juara AMA Superbike dengan pabrikan Jepang tersebut, dan menjalani tiga balapan MotoGP pada 2008. Zarco juga sempat 'menjalin hubungan' dengan Suzuki. Pada 2016, ia didekati oleh Suzuki Ecstar, mendapat kesempatan uji coba di Suzuka, Jepang dengan opsi naik ke MotoGP pada 2017. Sayangnya, pilihan Suzuki akhirnya jatuh kepada Alex Rins.
STATUS JUARA DUNIA
Spies dan Zarco sama-sama naik ke MotoGP dengan menyandang status juara dunia. Spies yang merupakan juara WorldSBK 2009, pindah ke MotoGP pada tahun 2010, sementara Zarco sukses merebut gelar dunia Moto2 2015 dan 2016, sebelum naik ke MotoGP pada 2017.
MEMBELA TIM YANG SAMA
Dalam menjalani debut di MotoGP, baik Spies maupun Zarco sama-sama membela Monster Yamaha Tech 3. Tak dipungkiri lagi bahwa keduanya, bersama Colin Edwards, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow merupakan rider-rider yang membantu Tech 3 menyandang status sebagai salah satu tim satelit paling elit di MotoGP.
PRESTASI GEMILANG
Pada musim pertamanya di kelas tertinggi, Spies dan Zarco sama-sama sukses mengangkat trofi, masing-masing dengan koleksi dua dan tiga podium. Poin yang mereka raih juga jumlahnya cukup setara, Spies mengoleksi 176 poin, sementara Zarco meraup 174 poin.
Keduanya juga berhasil mengacak-acak peta persaingan papan atas dengan motor YZR-M1 yang ala kadarnya. Dan tak lupa, mereka juga membuat Monster Yamaha Tech 3 menyandang gelar sebagai tim satelit terbaik di MotoGP.
ROOKIE OF THE YEAR
Uniknya, Spies dan Zarco juga sama-sama sukses menduduki peringkat keenam di klasemen akhir pembalap, dan sama-sama menyandang sebagai rider tim satelit terbaik, serta merebut gelar debutan terbaik atau rookie of the year.
'KAUM MINORITAS' DAN KETENANGAN
Dalam kejuaraan Grand Prix pada umumnya dan MotoGP pada khususnya, tak pelak lagi Spanyol dan Italia merupakan negara paling dominan dengan jumlah pembalapnya. Saat Spies datang ke MotoGP, jumlah rider Amerika Serikat sangat sedikit, dan hanya Nicky Hayden dan Colin Edwards yang sedang berkompetisi waktu itu.
Prancis sebagai negara asal Zarco juga minim perwakilan di kancah Grand Prix. Satu-satunya rider Prancis lain yang turun di MotoGP tahun lalu hanyalah Loris Baz, dan tahun ini Zarco menjadi satu-satunya perwakilan Prancis usai Baz memilih kembali ke WorldSBK.
Di sisi lain, Spies dan Zarco juga sangat dikenal dengan karakter mereka yang tenang dan kalem, meski cukup agresif di lintasan. Keduanya tak hobi melemparkan pernyataan kontroversial, dan cukup malu-malu berhadapan dengan media massa, serta jarang mengalami cekcok dengan para rivalnya di luar lintasan.
LAYAK DI TIM PABRIKAN
Usai musim gemilang di Tech 3 pada 2010 lalu, Spies langsung dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha Factory Racing untuk menggantikan Valentino Rossi yang hijrah ke Ducati Corse pada 2011. Hingga saat ini, Zarco memang belum dipastikan akan membela Movistar Yamaha, namun prestasi gemilangnya tahun lalu membuatnya dinilai sebagai rider yang tepat untuk menggantikan Rossi andai rider Italia tersebut pensiun akhir musim nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kemiripan Debut Gemilang Zarco-Spies di MotoGP
Otomotif 15 Januari 2018, 15:30
-
'Debut MotoGP Johann Zarco Mirip Ben Spies'
Otomotif 12 Januari 2018, 12:00
-
Ben Spies Resmi Comeback Balapan, Tapi...
Otomotif 21 November 2017, 11:00
-
Ben Spies Siap Kembali Balapan Secara Profesional
Otomotif 18 November 2017, 09:30
-
Terkuak, Bukti-Bukti Ben Spies Bakal Kembali Balapan
Otomotif 10 Oktober 2017, 09:45
LATEST UPDATE
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR