Bola.net - Pimpinan Tim Red Bull KTM Ajo Moto3, Aki Ajo mengaku telah menyadari talenta hebat juara dunia MotoGP 2013, Marc Marquez saat bekerja sama di GP125 2010.
Pada tahun yang sama, Marquez sukses meraih gelar dunia pertamanya. Ajo pun meraih sukses serupa bersama Sandro Cortese di Moto3 2012. Tahun 2013, Ajo juga nyaris merebut gelar dunia Moto3 bersama Luis Salom.
"Setiap pebalap sangat sulit dibandingkan satu sama lain, karena mereka punya karakter berbeda. Luis, Sandro dan Marc merupakan pebalap berbakat. Namun saya akan selalu jujur, Marc punya sesuatu yang lebih spesial, dan semua orang bisa melihatnya," ujar Ajo.
Menurut Ajo, Marquez sudah mampu bersikap dewasa di atas lintasan sejak usia belia. "Ketika Marc masih berusia 17 tahun dan turun di GP125, saya selalu merasa ia telah berusia 30-35 tahun. Itulah kelebihan Marc. Ia lebih dewasa ketimbang pebalap seusianya. Terkadang, ia bertingkah seperti anak berusia 12 tahun, namun ia sangat cerdas seperti orang dewasa," tuturnya.
Ajo pun meyakini bahwa tak ada pebalap yang memiliki talenta dan karakter menarik seperti pebalap Repsol Honda tersebut. "Tentu semua pebalap yang tampil di kejuaraan ini punya talenta dan kecerdasan istimewa, namun tak ada yang seperti Marc ketika mereka berusia 17 tahun," pungkas Ajo. (sw/kny)
Pada tahun yang sama, Marquez sukses meraih gelar dunia pertamanya. Ajo pun meraih sukses serupa bersama Sandro Cortese di Moto3 2012. Tahun 2013, Ajo juga nyaris merebut gelar dunia Moto3 bersama Luis Salom.
"Setiap pebalap sangat sulit dibandingkan satu sama lain, karena mereka punya karakter berbeda. Luis, Sandro dan Marc merupakan pebalap berbakat. Namun saya akan selalu jujur, Marc punya sesuatu yang lebih spesial, dan semua orang bisa melihatnya," ujar Ajo.
Menurut Ajo, Marquez sudah mampu bersikap dewasa di atas lintasan sejak usia belia. "Ketika Marc masih berusia 17 tahun dan turun di GP125, saya selalu merasa ia telah berusia 30-35 tahun. Itulah kelebihan Marc. Ia lebih dewasa ketimbang pebalap seusianya. Terkadang, ia bertingkah seperti anak berusia 12 tahun, namun ia sangat cerdas seperti orang dewasa," tuturnya.
Ajo pun meyakini bahwa tak ada pebalap yang memiliki talenta dan karakter menarik seperti pebalap Repsol Honda tersebut. "Tentu semua pebalap yang tampil di kejuaraan ini punya talenta dan kecerdasan istimewa, namun tak ada yang seperti Marc ketika mereka berusia 17 tahun," pungkas Ajo. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Ancam Hengkang dari MotoGP di Akhir 2016
Otomotif 18 Desember 2013, 19:30
-
Ajo: Marc Marquez Memang Tak Ada Duanya!
Otomotif 18 Desember 2013, 15:00
-
Marc Marquez Ingin Jajal Mobil Formula 1
Otomotif 17 Desember 2013, 18:00
-
Diprediksi Bakal Samai Rossi, Marquez Terbebani
Otomotif 17 Desember 2013, 17:00
-
Bradl Sadari Kehebatan Marquez Sejak Moto2 2011
Otomotif 17 Desember 2013, 13:00
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR