Bola.net - Akhir pekan lalu, paddock MotoGP digemparkan oleh kabar bahwa Johann Zarco akan menggantikan Takaaki Nakagami di tiga seri terakhir musim 2019. Zarco, yang meminta pemutusan kontrak dari KTM, akan membela LCR Honda Idemitsu dan mengendarai RC213V versi 2018 milik Nakagami.
Gosip bahwa Zarco akan membela LCR Honda di Australia, Malaysia, dan Valencia, pertama kali dilansir oleh Motorsport.com, dan lewat Moto Journal, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu telah mengonfirmasi kabar tersebut.
Namun, apa sih sebenarnya yang membuat Zarco ditunjuk menjadi pengganti Nakagami?
Belajar dari Pemulihan Cedera Marc Marquez

Menurut Motorsport.com, Nakagami ternyata mengalami masalah bahu yang mirip dengan cedera yang dialami rider Repsol Honda, Marc Marquez tahun lalu. Tulang bahunya kerap dislokasi, maka Nakagami membutuhkan operasi.
Sebagai pengingat, Marquez menjalani operasi pada awal Desember 2018, dan proses pemulihannya membutuhkan waktu panjang. Meski dalam dua bulan saja ia diperbolehkan kembali mengendarai motor, Marquez justru baru benar-benar nyaman dengan kondisi bahunya pada musim panas pada Juli lalu.
Atas alasan ini, Nakagami memutuskan bahwa operasinya harus dilakukan jauh lebih awal dari Marquez, demi menghadapi MotoGP 2020 mendatang dengan kondisi fisik yang lebih prima. Meski begitu, ia akan turun di seri kandangnya, yakni di Twin Ring Motegi, Jepang, pada 18-20 Oktober.
Zarco Bebas dari Komitmen KTM
Situasi rumit yang dialami Nakagami ini pun memaksa bos LCR, Lucio Cecchinello untuk memutar otak demi menjadi rider pengganti untuk pebalap berusia 27 tahun tersebut. Pilihan pun jatuh kepada Zarco.
Zarco sendiri sejatinya masih terikat kontrak dengan KTM sampai 31 Desember mendatang, namun ia sudah tak lagi berkendara sejak Aragon, Spanyol, September lalu. Selain itu, KTM juga membebaskannya untuk membela tim lain.
LCR dan Honda sama-sama menolak untuk memberikan komentar soal keputusan Cecchinello ini, dan meminta awak media untuk menunggu pengumuman resminya, yang diperkirakan bakal dirilis pekan ini.
Spekulasi Gantikan Jorge Lorenzo
Uniknya, kabar Zarco menggantikan Nakagami ini juga bertepatan dengan santernya gosip bahwa Jorge Lorenzo ingin hengkang dari Repsol Honda akhir musim ini, setelah kesulitan menjinakkan RC213V versi 2019.
Perlu diingat pula, sebelum Honda menggaet Lorenzo, serta sebelum Zarco bergabung dengan KTM, Zarco sejatinya merupakan bidikan utama Repsol Honda sebagai pengganti Dani Pedrosa yang pensiun. Kesepakatan batal karena eks manajer pribadi Zarco, Laurent Fellon, justru tak memberinya info soal pendekatan Honda ini.
Tak sedikit pihak yang berspekulasi bahwa turunnya Zarco membela LCR Honda di tiga seri terakhir ini merupakan 'sesi latihan' baginya sebelum membela Repsol Honda tahun depan.
Apakah gosip ini bakal benar adanya? Kita nantikan kabar selanjutnya ya, Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan LCR Honda Tunjuk Zarco Jadi Pengganti Nakagami
Otomotif 14 Oktober 2019, 10:05
-
Lorenzo: Jadi Tandem Rossi-Marquez? Saya Fokus ke Diri Sendiri
Otomotif 10 Oktober 2019, 16:20
-
Honda Ingin Jorge Lorenzo Bantu Rebut Gelar Triple Crown
Otomotif 10 Oktober 2019, 15:00
-
Stefan Bradl Sebut Hasil Jorge Lorenzo Mengkhawatirkan
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:53
-
Terpuruk dengan Honda, Jorge Lorenzo: Ini Situasi Kritis
Otomotif 9 Oktober 2019, 16:25
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR