Bola.net - Test rider Honda Racing Corporation (HRC), Stefan Bradl, mengaku cemas atas hasil balap Jorge Lorenzo bersama Repsol Honda musim ini. Hal ini ia sampaikan dalam acara 'Sport and Talk from Hangar-7' di ServusTV, di mana ia juga merangkap sebagai pengamat MotoGP.
Bradl menyatakan hal ini usai Lorenzo hanya mampu finis di posisi 18 dalam pekan balap di Buriram, Thailand, di mana sang tandem, Marc Marquez, justru sukses mengunci gelar dunianya yang kedelapan. Rider Jerman ini bahkan menyebut Lorenzo bingung menjinakkan RC213V.
"Hasil Jorge memang mengkhawatirkan. Saya mengamati situasinya di Aragon dari dekat. Saya mengikuti rapat teknisnya pada Jumat. Saya sedikit ikut prihatin untuknya, ia kalah dalam pertarungan, karena ia tak tahu dari mana ia harus mulai dengan motor ini," ujarnya seperti yang dikutip Speedweek.
Performa Marquez Bikin Mental Jatuh

Selain sulit beradaptasi dengan RCV, Lorenzo juga diketahui dirundung rentetan cedera sejak akhir musim lalu dan tak pernah 100% bubar. Bradl, yang merupakan juara dunia Moto2 2011, juga yakin performa garang Marquez sepanjang musim ini membuat Lorenzo sangat tertekan.
"Di lain sisi, Marc, yang hanya berjarak 20 meter dari garasinya, membuat mentalnya jatuh. Masalahnya, Jorge tak percaya diri di atas motor ini. Di lain sisi Marc melakukan segalanya dengan motor ini. Belum lagi cedera menderanya. Ia jatuh dalam keterpurukan, situasi ini sangat sulit untuknya," ungkapnya.
Lanjut Jadi Test Rider Honda
Di lain sisi, Bradl juga mengonfirmasi bahwa dirinya akan melanjutkan kerja sama dengan HRC sebagai test rider. Hal ini seolah ikut menepis kabar bahwa rider berusia 30 tahun itu akan menggantikan Lorenzo, yang belakangan ini digosipkan ingin pensiun akhir tahun nanti.
"Masa depan saya cukup baik. Saya akan lanjut jadi test rider Honda, meski entah seberapa besar keterlibatan saya dalam performa Marc. Bagian kecil dari saya jelas ada, karena kami mengembangkan motor bersama. Tapi seberapa besar peran saya dalam kesuksesannya juara, hanya Marc dan timnya lah yang bisa menilai," pungkas Bradl.
Musim ini, Bradl telah turun balapan sebanyak tiga kali, yakni satu sebagai wildcard dan sisanya sebagai pengganti Lorenzo saat absen karena cedera punggung. Hasil terbaiknya adalah finis ke-10 di Jerez, Spanyol, dan Sachsenring, Jerman.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Petrucci: Marquez Bisa Dikalahkan, Tapi Soal Gelar Sih Beda
- Valentino Rossi Bakal Turun di Ajang Gulf 12 Hours 2019
- Maverick Vinales Getol Pelajari Fabio Quartarari demi MotoGP Jepang
- Marquez: Tiap Tahun Ada Rival Baru, Musim Depan Quartararo
- 'Temui Jalan Buntu, Valentino Rossi Rombak Tim demi Cari Motivasi'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Jadi Tandem Rossi-Marquez? Saya Fokus ke Diri Sendiri
Otomotif 10 Oktober 2019, 16:20
-
'Dovizioso-Rins Bikin Marquez Belajar Kalahkan Quartararo'
Otomotif 10 Oktober 2019, 12:25
-
Stefan Bradl Sebut Hasil Jorge Lorenzo Mengkhawatirkan
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:53
-
Petrucci: Marquez Bisa Dikalahkan, Tapi Soal Gelar Sih Beda
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:00
-
Marquez: Tiap Tahun Ada Rival Baru, Musim Depan Quartararo
Otomotif 10 Oktober 2019, 09:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR