
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, merasa tersisihkan selama membela Honda Racing Corporation (HRC) di MotoGP 2021 dan 2022. Ia mengaku bahwa yang menguatkan mental dan semangatnya hanyalah kru internal dari LCR Honda Castrol. Menjelang musim 2023, ia pun berharap bisa bangkit bersama Ducati.
Marquez menjalani debut MotoGP pada 2020 sebagai rider Repsol Honda. Namun, sebelum musim dimulai, ia justru dipastikan tergeser ke LCR Honda pada 2021 demi memberi jalan kepada Pol Espargaro. Meski begitu, ia berhasil meraih dua podium, menyelamatkan wajah Honda yang nyaris mengakhiri 2020 tanpa satu pun trofi.
Sayangnya, selama dua musim membela LCR Honda, Marquez sulit tampil kompetitif, terutama pada 2022. Ia mengaku tak dapat perangkat baru dari Honda sejak awal musim, dan dukungan juga semakin berkurang menjelang akhir musim. Ia tak malu-malu mengakui bahwa mentalitasnya jadi terganggu gara-gara ini.
Merasa Sendirian dan Menderita

Lewat Crash.net, Minggu (22/1/2023), Marquez pun mengaku sempat melepas penat dari MotoGP usai tes pascamusim Valencia pada November 2022, yakni debutnya dengan Gresini dan Ducati. "Usai tes di Valencia, saya memilih rehat, karena kepala saya sedikit mencapai limit memikirkan motor dan semua ini," ujarnya.
"Saya mengakhiri musim lalu dengan mencapai limit dalam menghadapi semua situasi. Seperti yang saya bilang berkali-kali, saya agak merasa sendirian di dalam garasi saya. Namun, ini sudah jadi masa lalu. Ya, saya menderita, tetapi juga belajar dari situasi itu," lanjut juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Marquez menyatakan bahwa kesulitannya tampil kompetitif juga sangat memengaruhi timnya. Mereka merasa tak mendapatkan dukungan penuh dari HRC, sehingga sulit bagi mereka bersenang-senang. Marquez pun mengaku, meski sedih melihat perlakuan HRC padanya, ia sama sekali tak punya dendam pada LCR.
Emosional Saat Harus Tinggalkan Kru LCR

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing
"Kami kesulitan dengan motor dan berbagai perangkat, tetapi saya tak bisa mengeluhkan tim LCR. Mereka lah yang selalu ada untuk saya setiap waktu. Saya punya kru yang sangat baik dan di Valencia saya sangat emosional karena harus meninggalkan mereka. Namun, kepergian ini adalah hal yang saya butuhkan," ungkap Marquez.
Musim ini, Marquez pun membela Ducati lewat Gresini dan akan naik Desmosedici GP22, yang mengantar Pecco Bagnaia menjuarai musim 2022. "Bergabung dengan Gresini dan Ducati adalah peluang besar bagi saya. Saya merasa sangat senang dan mendapatkan sambutan hangat di Valencia," tutur rider berusia 26 tahun ini.
"Saya juga sudah sempat pergi ke pabrikan Ducati (di Italia) pada Desember. Sensasi dan emosi yang saya rasakan sangat baik, motivasi juga tinggi seperti biasanya. Situasi saya musim lalu sangatlah sulit, tetapi saya tak pernah hilang motivasi, dan kini kami harus mempertahankannya seperti itu," pungkas Marquez.
Statistik Prestasi Alex Marquez
2012: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Peringkat 20
2013: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Peringkat 4
2014: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Juara
2015: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 14
2016: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 13
2017: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 4
2018: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 4
2019: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Juara
2020: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 14
2021: MotoGP LCR Honda Castrol - Peringkat 16
2022: MotoGP LCR Honda Castrol - Peringkat 17
Sumber: Crashnet
Baca juga:
- 5 Fakta Unik Bergabungnya Alex Marquez ke Gresini, Didukung Ducati Ganggu Sang Kakak
- Alex Marquez Lihat Tanda Baik di Ducati: Belum Nyaman Tapi Langsung Cepat!
- Dapat Eks Crew Chief Joan Mir, Fabio di Giannantonio Target 5 Besar di MotoGP 2023
- Alex Marquez Tetap Latihan Bareng Marc Marquez, Bakal Jaga Rahasia Ducati
- Foto: Gresini Racing Pamer Corak Baru Motor MotoGP 2023 Bareng Alex Marquez-Fabio Diggia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gresini Racing Siap Bantu Alex Marquez Pamer Talenta yang Terpendam
Otomotif 23 Januari 2023, 13:20
-
Alex Marquez Merasa Tersisih di Honda, Selama ini Hanya Dikuatkan Kru LCR
Otomotif 23 Januari 2023, 11:00
-
5 Fakta Unik Bergabungnya Alex Marquez ke Gresini, Didukung Ducati Ganggu Sang Kakak
Otomotif 23 Januari 2023, 10:10
-
Alex Marquez Lihat Tanda Baik di Ducati: Belum Nyaman Tapi Langsung Cepat!
Otomotif 22 Januari 2023, 19:30
-
Alex Marquez Tetap Latihan Bareng Marc Marquez, Bakal Jaga Rahasia Ducati
Otomotif 22 Januari 2023, 17:37
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR