
Bola.net - Tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, menyatakan bahwa podium takkan jadi target yang mudah diraih Aprilia Racing musim ini. Namun, pembalap Italia ini merasa motor RS-GP sudah punya pondasi yang lebih baik dari 2020, hingga pengembangan selanjutnya bisa berjalan ke arah yang lebih baik.
Hal ini disampaikan Dovizioso kepada MotoGP.com pada Rabu (14/4/2021), usai menjalani uji coba tertutup bersama Aprilia di Sirkuit Jerez, Spanyol, selama tiga hari. Dovizioso mengakui, meski tak punya kontrak atau komitmen yang mengikat, ia merasa senang bisa dapat kesempatan menjajal RS-GP.
Seperti diketahui, Dovizioso sempat menolak tawaran dari Aprilia untuk jadi test rider dan pembalap reguler untuk 2021, namun kali ini ia menerima tawaran uji coba bersama mereka karena programnya dijalankan dengan sangat profesional dan ada hubungan timbal balik dari kedua belah pihak.
Berbeda dari Motor-Motor yang Pernah Dijajal
"Selalu menyenangkan mengendarai motor MotoGP. Tenaga mesin dan kekakuan motornya punya sensasi menyenangkan. Uji coba ini menarik. Saat Anda dapat kesempatan menjajal motor berbeda, rasanya menyenangkan dari sudut pandang pembalap. Tentu berbeda dari yang biasa saya kendarai. Tapi tetap menyenangkan," ujar 'Dovi'.
Pembalap 35 tahun ini mengaku belum banyak area RS-GP yang ia sentuh, namun ia dan Aprilia sangat fokus pada posisi berkendara. Menurutnya, selama rider belum nyaman dengan posisinya saat berkendara, maka mustahil gaspol mencari limit performa motor tersebut. Kini, ia pun menanti uji coba lanjutan di Mugello, Italia, pada 11-12 Mei.
"Yang terpenting posisi berkendara. Ini limit pertama yang harus kami cari. Kami butuh waktu dan saya ingin uji coba lagi di trek berbeda. Kami akan pergi ke Mugello sebulan lagi, dengan begitu Aprilia punya waktu mempersiapkan materi baru. Di MotoGP, sangat penting berkendara dengan nyaman dan mengerjakan beberapa detail," ujarnya.
Naik Podium Masih Sulit, Tapi...
Meski begitu, Dovizioso belum mau menjelaskan secara detail apa kekuatan dan kelemahan dari RS-GP dibanding motor-motor yang sudah pernah ia jajal di MotoGP. Ia yakin, dalam menilai performa motor tersebut, uji coba berdurasi tiga hari saja takkan cukup, apalagi semua motor MotoGP kini punya performa yang nyaris setara.
"Anda harus mengerjakan hal berbeda dibanding tiga hari yang saya jalani, karena MotoGP punya level persaingan yang sangat ketat. Jadi, Anda harus sangat jeli pada detail-detail kecil untuk membuat perbedaan. Jadi, mustahil menjelaskan potensi motor ini. Namun, jelas mereka mengalami kemajuan dari tahun lalu," tuturnya.
Namun, satu penilaian Dovizioso yang pasti adalah, RS-GP masih bakal sulit naik podium, walau pondasinya menuju arah positif. "Saya tak menjajal motor lama mereka, tapi dari umpan balik yang mereka beri kepada saya, mereka sudah punya pondasi yang baik. Untuk bisa naik podium atau masuk lima besar bakal sulit, namun saya merasa mereka punya pondasi yang cukup baik," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso Tolak Jadi Rider Pengganti di Aprilia, Nantikan Uji Coba Mugello
- Uji Coba Aprilia Lancar Jaya, Andrea Dovizioso Tekad Kembali ke MotoGP 2022
- Tak Pernah Iri, Johann Zarco Senang Fabio Quartararo Jadi Sensasi di Prancis
- Stres Soal Kualifikasi, Joan Mir Tekad Balas Dendam dan Menangi MotoGP Portimao
- Hasil Buruk di Qatar Bikin KTM Ogah Tambah Tim Satelit di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andrea Dovizioso Belum Siap Jadi Test Rider Layaknya Pedrosa-Crutchlow
Otomotif 15 April 2021, 15:13
-
Andrea Dovizioso: Aprilia Masih Sulit Naik Podium, Tapi Pondasinya Sudah Oke
Otomotif 15 April 2021, 10:48
-
Uji Coba Aprilia Lancar Jaya, Andrea Dovizioso Tekad Kembali ke MotoGP 2022
Otomotif 15 April 2021, 09:08
-
Aprilia Jauh Beda dari Ducati, Andrea Dovizioso Santai Saja Jajal RS-GP
Otomotif 14 April 2021, 13:19
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR