
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, membeberkan alasan dirinya sangat ngotot membela Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025, sehingga para bos Ducati Corse tak bisa menolaknya. Ia meyakini tak ada motor yang lebih kompetitif ketimbang Desmosedici untuk membantunya meraih gelar dunia.
Pada Rabu (5/6/2024) sore WIB, paddock MotoGP digemparkan oleh pengumuman resmi Ducati Corse soal kedatangan Marquez ke skuad pabrikannya mulai musim depan. Marquez mendapatkan kontrak berdurasi dua musim, dan akan bertandem dengan sang juara dunia bertahan, Pecco Bagnaia.
Kesepakatan Marquez dan Ducati ini sejatinya cukup mengejutkan, karena Jorge Martin merupakan rider yang tadinya jadi calon utama tandem Bagnaia. Namun, pada Minggu (2/6/2024) malam di Mugello, Italia, Ducati akhirnya memilih Marquez, dan memaksa Martin menerima tawaran dari Aprilia Racing.
Prioritaskan Kelanjutan Karier

Dalam wawancaranya dengan Diario AS, Marquez meyakini bahwa belum ada motor yang bisa menandingi keperkasaan Ducati. "Saat ini, tak ada motor yang lebih cepat. Pada balapan terakhir, empat terbaik adalah Ducati," ungkap sang delapan kali juara dunia.
"Tahun depan, kami harus memperebutkan gelar. Saya sudah ambil keputusan sangat penting, yakni meninggalkan Repsol Honda, tim seumur hidup saya, dengan beban emosional yang sangat berat. Namun, saya melakukannya dengan memprioritaskan karier saya, yakni mencari hasil baik," lanjutnya.
Marquez sendiri telah membela Ducati lewat Gresini Racing musim ini, dan sedang menduduki peringkat ketiga klasemen pembalap usai meraih banyak podium, meski belum meraih kemenangan. Pembalap 31 tahun ini pun mengakui Ducati mengembalikan motivasinya untuk tampil baik usai terpuruk di Honda.
Siap Terima Kritik dan Pujian

"Ketika ada hasil baik, maka ada motivasi. Anda harus punya keberanian dan semangat ketika menghadapi tantangan besar, karena saya akan menaiki motor terbaik, motor pemenang, dan kita lihat nanti apa yang akan terjadi. Di sana, Anda akan menghadapi segalanya: kritik, pujian, dan apa pun yang akan terjadi," tutur Marquez.
"Namun, saya ingin melakukannya. Jika tidak, karier saya akan berbeda. Saya menjalani empat tahun penuh cedera, tanpa hasil baik, motivasi sangat sulit dipertahankan, dan di atas segalanya, kepercayaan. Saya pun menyusun semua rencana dan strategi di dalam kepala saya, dan semuanya berjalan sangat baik," pungkasnya.
Dengan tercapainya kesepakatan dengan Marquez, Ducati pun terancam kehilangan Prima Pramac Racing. Tadinya, Marquez menjadi kunci penting bagi masa depan kolaborasi antara Ducati dan Pramac, mengingat Pramac juga melakukan negosiasi dengan Yamaha untuk jadi tim satelit anyar mereka pada 2025.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Alasan Ducati Akhirnya Pilih Marc Marquez: Talentanya Nggak Perlu Ditanya
- Marc Marquez: Sudah Jadi Target Saya Bela Tim yang Bikin Pecco Bagnaia Juara
- Daftar Pembalap MotoGP 2025: Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Resmi Setim di Ducati Lenovo
- Marc Marquez Resmi ke Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025, Setim dengan Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR