
"Kami hanya mencoba merebut dua medali emas untuk nomor perorangan dan beregu," kata pelatih balap motor Kaltim, M. Ilyas di Bangkinang, Minggu (9/9). Menurutnya, Kaltim akan berupaya untuk mempertahankan medali emas yang diperoleh di PON XVIII 2008. Saat itu mereka mendapat tiga medali emas dan satu perak sehingga dinyatakan sebagai juara umum.
Setelah melihat kekuatan lawan dan tuan rumah Riau yang menurunkan dua tim, maka target dua emas itu harus dapat diraih. Kaltim menurunkan empat pebalap, yakni Fitriansyah Keye (perorangan), Rimonag Framandus, Roby Harmoko dan Arianto (beregu).
Kaltim optimis dapat meraih medali emas karena membawa langsung peralatan lengkap dari Samarinda, termasuk sepeda motor untuk latihan. Bahkan sebagai pendukung peralatan balap motor itu, mereka juga mendatangkan sebuah truk berisi perlengkapan sepeda motor.
Walau begitu, Kaltim menilai bahwa arena pertandingan dianggap kurang lebar sehingga menyebabkan pebalap kesulitan menikung. Selain itu, terdapat dua tiang penyangga arena pencak silat yang berada di lintasan R-1 sirkuit.
Menurut M. Ilyas, hal itu dapat membahayakan pebalap karena arena menjadi sempit akibat adanya dua tiang tersebut. Pihak PB PON XVIII menetapkan dua arena pertandingan di Kabupaten Kampar untuk cabang pencak silat dan balap motor yang lokasinya berdekatan di Sport Centre Bangkinang.
Sementara itu, target tim Banten juga tak jauh berbeda dengan Kaltim. Mereka ingin meraih dua medali emas dan menganggap mereka telah memiliki persiapan yang matang. "Itu merupakan target yang sudah ditetapkan KONI dan kami optimis," kata pelatih Banten, Bai Mahdi.
Banten menurunkan Rizaludin Sidki untuk nomor perorangan dan Maryasan Kocek serta Ilham Marendrias di nomor beregu. Pada PON XVII/2008 di Kalimantan Timur, pebalap Banten mengantongi satu medali perak untuk nomor beregu.
Bai Mahdi mengatakan, untuk menghadapi PON 2008 pihaknya tidak memiliki persiapan matang dan pebalap yang dikirim hanya latihan beberapa kali. Namun untuk PON Riau, telah ada persiapan secara maksimal, maka berani mematok target dua medali emas.
Ia menjelaskan, pebalap Banten telah melakukan persiapan selama delapan bulan dan berlatih di berbagai arena. Bahkan, setiap dua pekan para pebalap melakukan latihan rutin di Sirkuit Sentul, Bogor. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa Peralatan Dari Samarinda, Kaltim Targetkan Dua Emas
Otomotif 9 September 2012, 19:00
-
Tampil di PON Riau, Sulawesi Utara Targetkan Medali Emas
Otomotif 8 September 2012, 10:00
-
Hadapi PON, Jateng Ingin Teruskan Tradisi Emas
Otomotif 6 September 2012, 21:00
-
Sambut PON, Bagian Berbahaya di Sirkuit Bangkinang Dibenahi
Otomotif 5 September 2012, 19:15
-
Darma Tetap Pimpin Klasemen Karting Asia di Filipina
Otomotif 3 September 2012, 17:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
-
Man City vs Brighton: Rating Pemain The Citizens usai Tertahan di Etihad Stadium
Liga Inggris 8 Januari 2026, 09:21
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 8 Januari 2026, 08:55
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
-
Pusing Tujuh Keliling ala Pep Guardiola
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:23
-
Barcelona vs Athletic Club: Rating Pemain Barcelona usai Menang Telak 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 08:09
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 08:08
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR