
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mendapatkan cerita seru sepanjang pekan balap MotoGP San Marino dan Emilia Romagna di sirkuit kandangnya, Misano, pada 11-13 dan 18-20 September. Tak hanya soal perjuangannya di lintasan yang menakjubkan, tapi juga soal helm spesialnya yang mencuri perhatian dunia.
Morbidelli meraih kemenangan besar di Seri San Marino, yang juga kemenangan perdananya di kelas tertinggi. Dalam Seri Emilia Romagna, ia sempat tertabrak Aleix Espargaro pada lap pertama dan melaju di posisi terbuncit. Namun, ia melakukan aksi 'comeback' dan akhirnya finis di posisi 9 dalam kondisi tak bugar karena dilanda masalah pencernaan selama sepekan.
Helm yang dipakai Morbidelli dalam dua pekan balap itu juga sangat menarik. Ia rider MotoGP pertama yang vokal terhadap isu rasisme dan kesetaraan yang belakangan ini makin marak diperbincangkan di seluruh penjuru dunia, mengingat ia juga pernah mendapat diskriminasi saat sekolah di Roma karena ia peranakan Italia-Brasil.
Ditelepon Saat Sakit Pencernaan di Rumah

Helm Morbidelli pun terinspirasi film 'Do The Right Thing' yang disutradarai, dibintangi, sekaligus diproduseri Lee pada 1989, dan mengangkat isu rasisme dan kesetaraan yang terjadi di Amerika Serikat. Rider 25 tahun ini pun memposisikan diri sebagai tokoh Mister Senor Love Daddy, karakter DJ radio yang diperankan oleh Samuel L. Jackson.
Desainer yang mewujudkan gagasan Morbidelli ini adalah Aldo Drudi, desainer helm Valentino Rossi dan begitu banyak rider Grand Prix lainnya. Drudi pun segera dihubungi oleh sutradara Hollywood yang dikenal dengan berbagai dokumenter soal MotoGP, Mark Neale, yang akhirnya menghubungkan Morbidelli dengan Spike Lee.
"Pada Jumat (18/9/2020) malam, saya di rumah karena sakit, dan tiba-tiba ada telepon masuk. Saya menerimanya dan ternyata itu Spike Lee! Rasanya menyenangkan bisa ngobrol dengan orang dengan karakter seperti dia. Menyenangkan juga melihat dia orang biasa seperti kita," ujar Morbidelli via MotoGP.com, Senin (21/9/2020).
Sempat Diminta Menang Lagi di Emilia Romagna
View this post on Instagram
Lee mengaku sangat menyukai helm Morbidelli dan ternyata menonton aksinya saat memenangi balapan San Marino. Lee juga sempat meminta juara dunia Moto2 2017 itu menang lagi di Emilia Romagnya. "Ia sangat suka helm saya, dan ia juga senang atas fakta bahwa saya memakainya saat meraih kemenangan," kisah Morbidelli
"Ia bilang saya harus melakukannya lagi akhir pekan ini. Sayangnya, saya tak berhasil. Tapi saya senang bisa bicara dengannya, dan saya suka ide keseluruhan dari helm ini. Aldo bekerja dengan sangat baik pada helm ini, dan saya juga bekerja dengan baik di trek. Saya sangat puas atas kinerja kami selama dua pekan balap ini," tutupnya.
Kabarnya, sebuah replika dari helm Morbidelli ini sedang dikerjakan oleh Drudi dan AGV Helmets untuk dikirimkan kepada Lee dalam waktu dekat. Morbidelli sendiri akan kembali turun lintasan di MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 27-29 September mendatang.
Sumber: MotoGP
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Emilia Romagna 2020
Baca Juga:
- Franco Morbidelli: Saya Hanya 'Benci' Fabio Quartararo di Lintasan
- Finis Ketujuh, Alex Marquez Dapat Pujian dari Sang Kakak
- Valentino Rossi: Vietti-Bezzecchi Selamatkan 'Wajah' VR46 di Emilia Romagna
- Tribut Takaaki Nakagami untuk Shoya Tomizawa Bikin MotoGP Penuh Haru
- Kontrak Valentino Rossi Bakal Diumumkan Jelang MotoGP Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Sakit Hati Pol Espargaro: Gagal Gabung Suzuki Gara-Gara Yamaha
Otomotif 22 September 2020, 14:12
-
'Valentino Rossi Mulai Panen Hasil Kerja Keras Bantu Rider Muda Italia'
Otomotif 22 September 2020, 13:33
-
Tangguh di MotoGP, Maverick Vinales Malah Takut Naik Motor di Jalanan
Otomotif 22 September 2020, 12:07
-
Fabio Quartararo Minta Maaf Plastik Helmnya Bikin Jack Miller Gagal Finis
Otomotif 22 September 2020, 11:15
-
Berkat Helm: Kisah Seru Franco Morbidelli Ditelepon Sutradara Hollywood, Spike Lee
Otomotif 22 September 2020, 08:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR