
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, boleh jadi hanya finis kesembilan di MotoGP Misano, Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020). Namun, rider tuan rumah ini menjalani balapan yang berat dan ternyata mampu melakukan aksi comeback yang menakjubkan.
Usai memenangi Seri San Marino sepekan lalu, Morbidelli justru mengalami masalah pencernaan pada Senin (14/9/2020) hingga harus membatalkan makan malam perayaan kemenangannya bersama VR46 Riders Academy. Ia juga harus absen dari uji coba tengah musim keesokan harinya.
Pada pekan balap Emilia Romagna, Morbidelli bahkan harus membatalkan semua pertemuannya dengan media massa karena harus pulang ke Tavullia tiap usai sesi latihan dan kualifikasi untuk istirahat di rumah. Morbidelli pun mengaku sempat pesimistis bisa kuat ikut balapan.
"Kini saya agak baikan. Pada Minggu malam, saya makan sesuatu dan sama sekali tak bisa bangun. Terima kasih kepada dr. Angelini, ahli nutrisi kami, yang memberi saya energi untuk kembali berkendara. Tadinya saya pikir tak bisa berkendara sepanjang balapan, tapi ternyata bisa," ujarnya via Sky Sport seperti yang dikutip Corsedimoto.
Harusnya Bisa Lebih Baik

Morbidelli yang start kedelapan, mendadak melorot ke posisi terbuncit pada lap pembuka usai tertabrak Aleix Espargaro di Tikungan 8. Dengan fisik yang tidak bugar, Morbidelli harus susah payah memperbaiki posisi, dan akhirnya bisa finis kesembilan.
"Kami harusnya bisa balapan lebih baik. Sayangnya, Aleix melakukan kesalahan dan menabrak saya. Saya tertinggal dan membuang waktu membersihkan serpihan yang tersangkut pada kopling. Tapi saya menjalani aksi comeback yang baik, finis kesembilan, dan saya cukup senang," ungkapnya.
Morbidelli bahkan mendapatkan pujian dari sang tandem, Fabio Quartararo, yang finis keempat. "Fabio adalah anak dan pembalap yang sangat baik. Rasa 'benci' saya padanya murni hanya di lintasan. Fakta bahwa ia mengakui kekuatan para rivalnya membuat saya merasa terhormat," ujar rider 25 tahun ini.
Dapat Telepon dari Spike Lee

Morbidelli juga bercerita soal obrolannya dengan sutradara Hollywood, Spike Lee, lewat telepon, usai ia mengenakan helm spesial bertemakan film karya Lee 'Do The Right Thing' demi menyampaikan pesan anti-rasisme. Lee terkesan atas aksi Morbidelli di San Marino, dan memintanya untuk menang lagi di Emilia Romagna.
"Saya dapat telepon dan itu ternyata Spike Lee! Rasanya sungguh menyenangkan betapa semangatnya ia. Ia bilang saya harus menang. Tapi sekarang siapa yang berani bilang padanya bahwa saya tak berhasil?" guraunya. "Sayangnya saya tak bugar, tapi kini kami ada di peringkat 5," lanjut rider Italia berdarah Brasil ini.
Morbidelli, yang kini mengoleksi 64 poin, jumlah yang sama dengan Jack Miller di peringkat 6 pada klasemen pembalap, akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 25-27 September.
Sumber: Corsedimoto
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Emilia Romagna 2020
Baca Juga:
- Finis Ketujuh, Alex Marquez Dapat Pujian dari Sang Kakak
- Valentino Rossi: Vietti-Bezzecchi Selamatkan 'Wajah' VR46 di Emilia Romagna
- Tribut Takaaki Nakagami untuk Shoya Tomizawa Bikin MotoGP Penuh Haru
- Kontrak Valentino Rossi Bakal Diumumkan Jelang MotoGP Catalunya
- Dianggap Kandidat Juara Terkuat, Joan Mir Kaget Bisa Kompetitif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Franco Morbidelli: Saya Hanya 'Benci' Fabio Quartararo di Lintasan
Otomotif 21 September 2020, 17:09
-
Valentino Rossi: Vietti-Bezzecchi Selamatkan 'Wajah' VR46 di Emilia Romagna
Otomotif 21 September 2020, 15:38
-
Kontrak Valentino Rossi Bakal Diumumkan Jelang MotoGP Catalunya
Otomotif 21 September 2020, 14:16
-
Bungkam Haters, Maverick Vinales: Ini Bukti Mentalitas Saya Tak Pernah Loyo
Otomotif 21 September 2020, 11:48
-
Gagal Podium, Fabio Quartararo: Setengah Salah Saya, Setengah Salah Race Direction
Otomotif 21 September 2020, 10:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR