
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, memberi restu kepada sang adik yang masih turun di Moto3, Darryn Binder, untuk langsung melompat ke MotoGP pada 2022, mengikuti jejak Jack Miller pada 2015 lalu. Hal ini disampaikan Brad kepada Speedweek di sela MotoGP Austria pada Sabtu (14/8/2021).
Nama Darryn tiba-tiba dikait-kaitkan dengan Petronas Yamaha SRT pada rehat musim panas, mengingat Franco Morbidelli akan pindah ke tim pabrikan Yamaha dan Valentino Rossi memutuskan pensiun. Rumor itu makin santer di sela Seri Styria dan Austria, apalagi usai SRT gagal menggaet Toprak Razgatlioglu dan Raul Fernandez.
Baik Darryn maupun para petinggi SRT masih bungkam soal rumor ini. Sang direktur tim, Johan Stigefelt, juga ogah berkomentar soal hengkangnya Petronas sebagai sponsor utama mereka, dan hanya berkata lewat MotoGP.com bahwa timnya baru akan membeberkan program musim depan di sela MotoGP Inggris, 27-29 Agustus nanti.
Yakin Darryn Binder Bisa Bekerja dengan Baik

Hengkangnya Petronas memang membuat masa depan SRT kelam. Musim depan, mereka hanya akan turun di MotoGP, dan gulung tikar dari Moto3 dan Moto2. Darryn, yang kebetulan membela tim yang sama di Moto3, langsung dipertimbangkan SRT untuk jadi rider MotoGP mereka pada 2022.
Pada Senin (16/8/2021), Autosport menyebut Darryn diminta hadir di Sirkuit Brno, Ceko, Selasa (17/8/2021), untuk menjalani uji coba bersama Yamaha di atas motor superbike YZF-R1. Uji coba ini tampaknya jadi sesi penilaian soal kelayakan performa Darryn di atas motor besar. Brad pun senang atas kans yang didapat adiknya.
"Saya dengar rumor-rumor itu, jelas. Saya bakal senang berbagi lintasan dengan adik saya. Jika ini bisa terwujud, maka jelas bakal sangat keren bagi kami. Melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP sudah jelas merupakan langkah yang sangat besar. Namun, saya rasa ia masih bisa bekerja dengan baik," ujarnya.
Didukung Jack Miller

Meski belum ada kepastian dan pengumuman resmi, langkah Darryn untuk melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP juga disambut hangat oleh Miller, satu-satunya rider di era modern Grand Prix yang lompat langsung dari kelas teringan ke kelas tertinggi pada 2015 lalu, usai jadi runner up Moto3 2014.
"Orang seperti Darryn, jika dapat kesempatan, mengapa tidak? Ia punya keberanian dan kemampuan hebat, itu jelas. Jika dapat kans ke MotoGP, Anda tak boleh menolak. Ini kereta yang hanya lewat sekali atau dua kali. Beberapa orang bahkan tak dapat kans ini. Jika dapat, Anda harus menyahutnya," ujarnya via Crash.net.
Sebelum Miller, ada satu lagi pembalap yang pernah melompat langsung dari kelas teringan ke kelas tertinggi Grand Prix, yakni Garry McCoy. McCoy, yang juga berasal dari Australia seperti Miller, naik dari kelas GP125 ke GP500 pada 1998 lalu.
Sumber: Speedweek, Autosport, Crashnet
Baca Juga:
- Maverick Vinales Resmi ke Aprilia, Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2022
- Maverick Vinales Resmi Pindah ke Aprilia di MotoGP 2022
- Dibikin Terharu Tribut KTM dan Red Bull Ring, Valentino Rossi Janji Sabet Podium Ke-200
- Finis Kelima di Austria, Luca Marini: Saya dan Vale Nyaris Gores Sejarah!
- Jorge Martin: Finis Ketiga di Austria Lebih Baik dari Menang di Styria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brad Binder: Bakal Keren Kalau Darryn Lompat dari Moto3 ke MotoGP
Otomotif 18 Agustus 2021, 08:44
-
Klasemen Sementara Moto3 2021 Usai Seri Austria
Otomotif 15 Agustus 2021, 16:55
-
Hasil Balap Moto3 Austria: Sergio Garcia Bekuk Deniz Oncu di Lap Terakhir
Otomotif 15 Agustus 2021, 16:47
-
Hasil Pemanasan Moto3 Austria: Deniz Oncu Ungguli Dennis Foggia
Otomotif 15 Agustus 2021, 14:10
-
Jadwal Live Streaming: Moto3 Austria 2021 di Red Bull Ring
Otomotif 15 Agustus 2021, 13:33
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR