
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengaku sedih Marc Marquez tak bisa ikut berkompetisi di MotoGP 2020. Namun, ia tak sepakat pada opini banyak pihak yang menyatakan absennya Marquez membuat kompetisi tahun ini punya nilai yang rendah. Ia juga menyatakan bahwa gelar yang disabet Joan Mir tetap bernilai tinggi.
Seperti diketahui, Marquez mengalami cedera patah tulang humerus kanan akibat kecelakaan hebat di MotoGP Spanyol pada Juli lalu, yang menyebabkan ia harus absen dari 13 balapan dan tiga kali menjalani operasi akibat komplikasi. Banyak orang yakin MotoGP 2020 tak terlalu bergengsi karena rider terbaiknya tak ikut turun lintasan.
Namun, para rider lainnya tak sepakat. Mengingat kecelakaan Marquez tersebut murni merupakan kesalahannya sendiri, maka pembalap lain merasa bahwa siapa pun yang paling jarang melakukan kesalahan, yang paling kompetitif, dan yang paling konsisten tetap merupakan juara yang valid.
Hampir Mirip Kompetisi GP500 1999
"Marc terjatuh di Jerez karena ia mengambil risiko, seperti yang selalu ia lakukan sejak awal kariernya. Ia beruntung berkali-kali, tapi kadang juga tak beruntung, seperti saat ia masih di Moto2 (cedera mata akibat terjatuh di Malaysia 2011)," tutur Ezpeleta dalam wawancaranya dengan Motori Online pada Kamis (17/12/2020).
Ezpeleta pun mengaku bisa memaklumi Marquez sangat berambisi meraih hasil baik, namun ia meyakini bahwa kesialannya di Jerez kala itu sama sekali tak mengurangi gengsi kompetisi. Hal yang dialami Mir pun sama persis dengan yang dialami Alex Criville, saat Mick Doohan harus mendadak pensiun akibat patah kaki pada 1999.
"Marc punya hasrat besar pada pekerjaannya. Ia pun tak beruntung di Jerez. Namun, kompetisi 2020 masih punya nilai yang sama. Saya ingat pada 1999, tak ada yang berpikir nilai kompetisinya berkurang hanya karena Doohan jatuh. Tanpa Marc, kompetisi tetap dilanjutkan rider-rider yang ada di trek," ujar Ezpeleta.
13 Balapan Sudah Valid Disebut Kejuaraan Dunia
Ezpeleta juga mengaku sama sekali tak sepakat pada opini yang membuat gelar MotoGP 2020 tak bernilai hanya karena musim ini hanya terdiri dari 15 balapan dan beberapa trek menggelar dua balapan. Hal ini ditegaskan oleh regulasi FIM yang menyebutkan 13 balapan sudah cukup untuk memvalidasi kompetisi di MotoGP.
"Menurut saya, argumen bahwa gelar dunia 2020 tak terlalu bernilai karena hanya ada 15 balapan tidaklah tepat. Padahal sejak awal 13 balapan sudah valid disebut kejuaraan dunia. MotoGP 2020 berjalan indah, dan mungkin bakal lebih baik jika ada Marc, tapi absennya ia tak mengubah kompetisi," pungkasnya.
Sumber: Motori Online
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- MotoGP Tak Tutup Kemungkinan Kembali Gelar Balapan Ganda pada 2021
- 'Takaaki Nakagami Kini Sah Jadi Salah Satu Rider Terkuat di MotoGP'
- Kevin Schwantz Prediksi Franco Morbidelli Makin Mengancam di MotoGP 2021
- Video: Ketika Valentino Rossi dan Luca Marini Saling Tanya Jawab
- Alvaro Bautista Siap Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021 Jika Dibutuhkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dorna Sports Larang Repsol Honda Turunkan 3 Motor di MotoGP 2021
Otomotif 18 Desember 2020, 14:40
-
Carmelo Ezpeleta: Ada Marc Marquez atau Tidak, MotoGP 2020 Tetap Bergengsi
Otomotif 18 Desember 2020, 13:32
-
Alvaro Bautista Siap Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021 Jika Dibutuhkan
Otomotif 17 Desember 2020, 18:09
-
Honda Merasa Sial: Sudah Kehilangan Marc Marquez, Gagal Juara Pula
Otomotif 17 Desember 2020, 10:37
-
Fabio Quartararo: Bagi Saya, Penting Marc Marquez Kembali Balapan
Otomotif 15 Desember 2020, 09:50
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR