
Bola.net - Sebagai ikon Suzuki, Kevin Schwantz tentu sangat bangga melihat Joan Mir sukses menjuarai MotoGP 2020. Meski begitu, juara dunia GP500 1993 ini meyakini bahwa justru Franco Morbidelli lah yang wajib diwaspadai para rider dalam kompetisi 2021. Hal ini ia sampaikan kepada MotoGP.com pada Kamis (17/12/2020).
Schwantz mengakui bahwa dirinya kerap memperhatikan kiprah Morbidelli sepanjang musim ini, dan bahkan kerap memberinya nasihat positif. Ia menyayangkan rider Petronas Yamaha SRT itu sempat kesulitan pada awal musim, namun turut bahagia saat Morbidelli akhirnya menggebrak dengan dominasinya di San Marino.
Schwantz bahkan tak malu-malu mengaku bahwa dirinya menjagokan Morbidelli dalam perebutan gelar dunia tahun ini. Meski akhirnya misi ini tak terwujud, Schwantz mengaku tetap bangga Morbidelli menduduki peringkat runner up, bahkan mengasapi tiga rider Yamaha lainnya yang justru mengalahkannya pada 2019.
Prediksi Bakal Pertahankan Momentum

"Saya dan Franky merupakan kawan baik. Kami sering bertukar kabar lewat pesan singkat. Ia tak memulai musim ini dengan cara yang saya harapkan, tapi dalam beberapa balapan yang lalu saya bilang padanya, 'Perebutan gelar dunia masih sangat terbuka bagi semua orang, jadi bekerja keraslah dan raihlah gelar itu!'" kisah El Pajarito.
Morbidelli pun kembali menjalani balapan menakjubkan di Seri Teruel, di mana ia kembali meraih kemenangan dengan gaya dominan, sampai-sampai rider berusia 26 tahun itu merasa balapan tersebut seolah menjadi pengalaman spiritual. Melihat ketenangannya, Schwantz yakin Morbidelli bakal lebih mengancam tahun depan.
"Saya rasa Franky adalah orang yang saya rasa bisa mempertahankan momentum baik ini pada musim depan. Ia menjalani 6-7 balapan terakhir dengan sangat baik. Ia harusnya bisa jadi juara dunia tahun ini, sayangnya ia terlambat panas pada 6-7 balapan pertama. Tahun depan, ia harus tampil oke sepanjang musim," ujarnya.
Salut Morbidelli Ingin Tetap Pakai M1 2019
Schwantz mengaku sangat menikmati performa Morbidelli saat bertarung sengit dengan Jack Miller di Valencia, di mana akhirnya ia meraih kemenangan. Schwantz bahkan makin takjub ketika mengingat Morbidelli sekadar mengendarai motor YZR-M1 versi 2019, tak seperti tiga rider Yamaha lain yang memakai motor versi 2020.
Jika melihat performa tiga rider Yamaha lain yang tak konsisten, pria asal Texas, Amerika Serikat, ini pun mengacungkan jempol pada sikap tegas Morbidelli yang tak mau mendapatkan motor versi 2020 pada 2021 dan justru minta diizinkan untuk tetap pakai M1 2019.
"Semoga performa yang ditampilkan Franky musim ini bisa ia lanjutkan tahun depan. Saat ia bertarung dengan Jack, balapan itu menakjubkan! Sebenarnya lucu ketika Franky bilang ia menginginkan motor yang sama persis dengan tahun ini untuk tahun depan dan tak mau pakai motor baru," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Video: Ketika Valentino Rossi dan Luca Marini Saling Tanya Jawab
- Alvaro Bautista Siap Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021 Jika Dibutuhkan
- 'Honda Salah Besar Lepas Joan Mir, Franco Morbidelli, dan Jack Miller Begitu Saja'
- Alex Marquez: Tugas di MotoGP Jauh Lebih 'Gila' Ketimbang Moto2
- Tech 3 Sedih Harus Pisah dengan Miguel Oliveira di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kevin Schwantz Prediksi Franco Morbidelli Makin Mengancam di MotoGP 2021
Otomotif 18 Desember 2020, 09:55
-
'Joan Mir Layak Juarai MotoGP, Bukan Karena Marc Marquez Cedera'
Otomotif 19 November 2020, 17:23
-
'Pabrikan Kecil Bagai Keluarga, Kunci Sukses Suzuki Juarai MotoGP'
Otomotif 19 November 2020, 12:20
-
Kevin Schwantz: Fabio Quartararo Luar Biasa Cepat, Tapi Joan Mir Bakal Juara
Otomotif 21 Oktober 2020, 15:12
-
Suzuki: 'The Next Kevin Schwantz'? Kami Punya 2 Calon di MotoGP
Otomotif 22 Juni 2020, 13:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR