
Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, lagi-lagi mengajukan permohonan kepada Dorna Sports untuk mengurangi jumlah balapan MotoGP. Beirer mengaku pihaknya mendukung adanya Sprint, tetapi jumlah seri yang digelar dalam satu musim ia yakini harus dikurangi demi memperhatikan kondisi mental kru.
Sprint sendiri diperkenalkan di MotoGP mulai 2023, sehingga jumlah balapan dalam satu musim meningkat dua kali lipat. MotoGP 2024 tadinya hendak digelar sebanyak 22 seri, sehingga ada 44 balapan. Namun, Argentina dicoret dari kalender balap akibat kendala finansial dan jumlah seri berkurang menjadi 21.
Dalam dua tahun terakhir, KTM menjadi pabrikan yang paling lantang dalam menyuarakan ketidaksukaan mereka atas jumlah seri yang terlalu banyak dalam satu musim. Lewat Crash.net, Minggu (18/2/2024), Beirer menyatakan jumlah seri MotoGP sebaiknya dikurangi tanpa harus menghapus format Sprint.
Harus Hati-Hati Menjaga Mental Kru

"Saya rasa, jumlah balapan kini benar-benar mencapai limitnya dan kami sebagai kesatuan lebih memilih lebih sedikit ketimbang lebih banyak. Kami sangat mendukung itu [Sprint], karena kami suka balapan, jadi saya senang menonton balapan pada Sabtu," ungkap Beirer.
"Saya rasa ini bikin akhir pekan lebih menyenangkan bagi fans, publik, dan diri kami sendiri. Namun, saya rasa kami harus sangat hati-hati dengan kru, anggota tim, dan para rider," lanjut eks pembalap MXGP asal Jerman ini.
Juga Bebani Keluarga Kru di Rumah
Beirer menyatakan bahwa kru tim KTM terkadang harus mendapatkan motivasi ekstra pada bagian akhir musim karena masa kompetisi yang terlalu panjang. Belum lagi ketika mereka harus balapan di negara-negara yang ada di luar Eropa dan butuh perjalanan jauh.
"Sering kali balapan ekstra yang kita bicarakan adalah balapan-balapan di benua lain, yang menambah beban lebih besar pada anggota tim dan keluarganya. Jadi, kami harus lihat apakah kami bisa sedikit menguranginya. Ketika melihat anggota tim pada akhir musim, rasanya Anda harus memotivasi beberapa di antara mereka agar tetap semangat," keluh Beirer.
Sumber: Crashnet
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR