
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, tak memungkiri pihaknya sedang galau memilih di antara tiga calon rider kedua Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025. Ia juga menyatakan, siapa pun yang nanti dipilih, sudah pasti Ducati akan mendapatkan kritik dari banyak pihak.
Ducati sudah mengantongi tiga nama, yakni Jorge Martin yang sedang ada di puncak klasemen dengan 129 poin, serta sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, dan rider Ducati Lenovo Team sendiri, Enea Bastianini. Marquez dan Bastianini menduduki peringkat 3 dan 4, sama-sama mengoleksi 89 poin.
Domenicali menyatakan bahwa perasaan Ducati memang campur aduk mengenai hal ini. Di satu sisi, ini adalah bukti bahwa Ducati memang merupakan pabrikan terbaik di MotoGP. Di lain sisi, mereka jadi kesulitan menentukan siapa rider yang berhak mendapatkan kursi di tim pabrikan.
Coba Tegar Hadapi Kritik

Lewat GPOne pada Rabu (22/5/2024), Domenicali memberi sinyal bahwa ia akan memasrahkan keputusan kepada General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Siapa pun yang dipilih Dall'Igna, Ducati akan berusaha tegar menerima kritik dari orang-orang.
"Ini situasi yang terjadi berkat kerja baik yang sudah kami lakukan. Kami pun sadar bahwa keputusan apa pun yang kami ambil, pasti akan ada kritik. Kami tak bisa menepisnya. Kami akan mencoba untuk tidak terlalu terlibat demi menghormati para rider terkait," ujarnya.
Domenicali juga menyatakan bahwa memilih salah satu di antara Martin, Marquez, dan Bastianini memang sulit. Apalagi ketiganya sama-sama tampil apik dalam lima seri pertama musim ini, mempersembahkan banyak trofi kepada pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu.
Ingin 2 Rider Sama Tangguh dalam 1 Tim

"Sulit bagi Jorge untuk tampil lebih baik dari yang sudah ia lakukan sejauh ini, dan Marc telah berkembang dengan cara yang luar biasa. Enea tidak dalam posisi yang kuat jika dilihat dari poinnya, tetapi ia menjalani balapan yang hebat di Prancis," ungkap Domenicali.
Di lain sisi, Domenicali juga tidak keberatan menandemkan Pecco Bagnaia dengan pembalap yang sama tangguh dengannya. Menurutnya, dua rider yang sama kuat justru akan saling memotivasi untuk tampil baik, dan ini bakal menguntungkan Ducati.
"Kompetisi internal adalah insentif demi mencari kemajuan motor. Kami mengadopsi strategi berbeda pada masa lalu, memilih rider yang bisa memimpin, tapi tak berhasil. Memiliki dua rider yang sama kompetitifnya membantu level kami tetap tinggi. Saat ini, semua rider kami memberikan yang terbaik," tutup Domenicali.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Ingin Juarai MotoGP 2024 untuk Pramac Sebelum Pindah Tim
Otomotif 22 Mei 2024, 13:13
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR