Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal akhirnya angkat bicara soal keputusannya meninggalkan Yamaha Motor Racing akhir musim ini. Kepada Marca, Poncharal mengaku mendapatkan tawaran kerjasama yang lebih baik dari sebuah pabrikan peserta MotoGP lainnya, meski tak mau mengungkap namanya.
Tech 3 dan Yamaha telah bekerja sama selama 20 tahun baik di kelas GP250 maupun MotoGP, namun kerjasama ini harus berakhir musim nanti. Tech 3 memilih hengkang demi mendapat perangkat balap yang lebih baik. Gosip yang menyeruak di paddock menyebutkan bahwa Tech 3 akan hijrah ke KTM, namun Poncharal tak mau blak-blakan soal ini.
"Jika Anda mendapati tantangan baru disodorkan kepada Anda, dengan lebih banyak orang yang terbuka untuk diajak diskusi soal apa yang Anda mau dan apa yang Anda butuhkan, apalagi mereka bersedia berkomitmen dengan Anda dalam jangka waktu yang panjang... tentu Anda tak bisa menolaknya," ujarnya.
Johann Zarco (c) Tech 3
Pria asal Prancis ini pun sedih timnya tak pernah bisa mendapat perangkat yang sama dengan tim pabrikan Yamaha. Selama bekerja sama, Tech 3 selalu mendapatkan motor YZR-M1 yang usianya setahun lebih 'tua' dibanding M1 yang dimiliki oleh rider pabrikan.
"Saya selalu berjuang untuk mendapatkan motor yang setara dengan mereka, dengan begitu kami bisa punya lebih banyak informasi dan kami bisa berevolusi lebih baik dan cepat, tapi saya tahu Valentino Rossi dan Maverick Vinales lah yang bakal bertarung memperebutkan kemenangan di Qatar," tutur Poncharal.
Menyusul keputusan Tech 3, Tim Valentino Rossi, VR46 pun juga terkena dampaknya. Tim yang bermarkas di Tavullia, Italia ini digosipkan akan menjadi pengganti Tech 3 di Yamaha. Belum dipastikan apakah Rossi benar-benar akan menurunkan timnya tahun depan, namun Poncharal tak meragukan hal ini.
"Vale masih ingin balapan selama beberapa tahun lagi. Saya juga tahu, selama Vale masih turun di MotoGP, ia takkan punya tim balap sendiri di kategori yang sama. Tapi cepat atau lambat ia pasti akan punya tim MotoGP sendiri bersama Yamaha. Itu sudah jelas," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Cepat atau Lambat Rossi Bakal Punya Tim Sendiri di MotoGP'
Otomotif 26 Februari 2018, 15:00
-
Yamaha Diklaim Sudah Tak Tertarik Dengan Valentino Rossi
Otomotif 26 Februari 2018, 12:53
-
Ayah Rossi Ragu VR46 Bakal Turun di MotoGP 2019
Otomotif 24 Februari 2018, 13:30
-
'Valentino Rossi Takkan Balapan dengan Timnya Sendiri'
Otomotif 23 Februari 2018, 14:30
-
Sahabat Rossi: VR46 Kan Memang Sudah Ada di MotoGP!
Otomotif 23 Februari 2018, 12:30
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR