
Bola.net - Andrea Iannone mendadak muncul di paddock MotoGP San Marino di Misano pada 17-19 September lalu sebagai tamu Aprilia Racing. Meski masih mengikuti perkembangan yang terjadi di MotoGP, Iannone berusaha keras melupakan kansnya kembali balapan, mengingat ia tengah menjalani hukuman balap akibat kasus doping.
Sampel urin Iannone yang diambil di Sepang, Malaysia, 3 November 2019 diketahui mengandung steroid drostanolone yang terlarang menurut Agen Anti-Doping Dunia (WADA). Ia pun dilarang balapan selama 18 bulan terhitung sejak 17 Desember 2019. Usai melakoni sidang FIM, Iannone dinyatakan tak bersalah.
Namun, baik Iannone maupun WADA menyeret kasus ini ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Dalam sidang itu, WADA menang atas tuntutan larangan balap selama empat tahun. Alhasil, Iannone tak boleh balapan di ajang balap manapun sampai Desember 2023. The Maniac pun mengaku masih sangat sedih atas hukuman ini.
Masih Merasa Sebagai Pembalap

"Sulit menjelaskan situasi saya. Seolah ada sesuatu dalam diri saya yang mencoba membunuh saya, karena saya tak boleh melakukan sesuatu yang bisa saya lakukan dengan cara terbaik, yakni mengendarai motor. Setiap hari saya rindu balapan. Saya masih merasa sebagai pembalap dan saya berlatih seperti pembalap. Saya hidup seolah masih jadi pembalap," ujarnya via Diario AS, Senin (20/9/2021).
Kini Iannone pun mengisi hari-harinya dengan menjalankan berbagai bisnis di luar balap motor, meski terkadang masih berlatih motor dan gokart. "Tentu saya butuh balapan. Saat ini, situasinya tak begitu bagi saya. Namun, saya tak bisa terus-terusan memikirkannya, karena jika tidak, saya bisa bunuh diri atau benar-benar gila," tuturnya.
Pada 29 Agustus 2023 nanti, usia Iannone pun akan menginjak 34 tahun. Secara teori, ia bisa saja kembali balapan. Namun, pria asal Italia ini mengaku tak terlalu berharap banyak. Kalaupun ia kembali beraktivitas di paddock MotoGP, kemungkinan ia takkan menjalani peran sebagai pembalap.
Ikut Bahagia Kini Aprilia Kompetitif
"Entah apa saya bisa kembali jadi pembalap. Saya harap bisa kembali ke paddock ini, tapi entah soal jadi pembalap. Sulit memikirkannya sekarang. Ketika seseorang punya impian, impian itu akan selalu ada. Namun, tak adil berpikir apakah saya akan kembali sebagai pembalap atau tidak. Apa pun bisa terjadi dalam 1,5 tahun," tuturnya.
Iannone hingga kini juga masih punya hubungan yang sangat baik dengan seluruh anggota tim Aprilia, dan ia pun mengaku ikut senang kini RS-GP sudah mulai kompetitif, terbukti dari podium Aleix Espargaro di MotoGP Inggris. Ia juga mengaku lega akhirnya Aprilia menemukan pembalap yang tepat sebagai penggantinya, yakni Maverick Vinales.
"Saya sangat senang melihat Aprilia sebagus ini. Saat saya tiba, masa-masa itu sangat berat, dan kini mereka merayakan podium Aleix di Silverstone, ini bikin saya ikut bahagia. Usai apa yang terjadi pada saya, Aprilia menderita. Namun, kini semua berjalan baik dan Maverick datang. Saya ikut bahagia untuk mereka," tutupnya.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Pendaftaran Ditutup, Inilah Para Peserta Moto3 dan Moto2 2022
- Maverick Vinales dan Aprilia: Awal yang Positif Meski Tak Sempurna
- Raul Fernandez Dapat Tips dari Dani Pedrosa Saat Jalani Uji Coba MotoGP
- Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Rusia 2021 di Sochi
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Spanyol 2021 di Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Coba Lupakan MotoGP, Andrea Iannone: Kalau Kepikiran, Saya Bisa Gila
Otomotif 24 September 2021, 15:09
-
Andrea Iannone Kembali Kendarai Motor, Latihan Motocross Bareng Romano Fenati
Otomotif 31 Januari 2021, 17:05
-
Jack Miller Tak Percaya Kontaminasi Daging Sebabkan Kasus Doping Andrea Iannone
Otomotif 13 November 2020, 15:10
-
Prihatin, Aleix Espargaro Minta Andrea Iannone Hadir di MotoGP Valencia
Otomotif 13 November 2020, 13:38
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR