
Bola.net - Crew chief Marc Marquez, Santi Hernandez, menyatakan bahwa operasi keempat yang dijalani Marquez pada lengan atas (humerus) kanannya justru membuat Repsol Honda bernapas lega. Pasalnya, para dokter sudah menemukan akar masalahnya dan sangat optimistis lengan Marquez bisa pulih kembali dan kuat.
Seperti yang diketahui, tulang humerus Marquez patah usai kecelakaan di MotoGP Jerez, Spanyol, pada 2020. Dalam kurun enam bulan, ia harus menjalani tiga operasi sekaligus. Sayang, lengannya tak pernah pulih betul sampai kini, sehingga para dokternya mempertimbangkan operasi keempat di Minnesota, Amerika Serikat.
Kepastian soal operasi ini diinformasikan para dokter kepada Marc pada Jumat (27/5/2022), usai sesi FP1 di Mugello, Italia. Marquez sempat cemas soal operasi ini, namun setelah tahu para dokternya paham betul soal masalah dan solusi nyatanya, ia tak ragu sepakat untuk dioperasi pada 1 Juni 2022 waktu Minnesota.
Senang Karena Cederanya Bisa Diatasi

Marquez sendiri mengakui resah harus operasi lagi, karena ia sudah berusaha selama dua tahun demi menghindari kemungkinan ini. Namun, dokter yang menangani kasusnya di Mayo Clinic, Minnesota, paham betul bahwa lengannya harus mendapatkan tindakan medis lanjutan dan sangat yakin pada solusi yang ditawarkan.
"Bukan kabar baik ketika pembalap kami harus absen. Tapi kami tahu ini jalan terbaik dan membuat kami senang. Jika ia mengambil keputusan itu, lalu bisa pulih dan kembali dengan kondisi terbaik, maka itu bikin kami senang," ungkap Hernandez dalam wawancaranya dengan Diario AS, Senin (30/5/2022), usai Marquez finis ke-10 di Mugello.
"Logisnya, Anda tak suka menjalani operasi. Namun, di sisi lain kami senang bahwa lengannya bisa dioperasi lagi agar masalah yang ada bisa diatasi. Ini bikin kami senang karena ini adalah operasi yang penting," lanjut pria Spanyol ini, yang akan kembali bekerja dengan test rider Honda, Stefan Bradl, selama Marquez absen.
Fisik Terbatas, Tapi Masih Bisa Kompetitif

Hernandez menyatakan, banyak orang yang kerap mengomentari masa-masa sulit yang dialami Marquez tanpa tahu kenyataannya. Menurutnya, hasil-hasil balap yang diraih Marquez dalam delapan seri pertama musim ini layak dapat acungan jempol, karena mampu konsisten bertarung di 10 besar meski cedera merundung.
"Ada banyak hal yang tidak diketahui banyak orang. Orang boleh ngomong apa saja, namun dari dalam kami tahu betul bahwa ia menderita. Dengan keterbatasan yang ia punya, hasilnya musim ini patut diberi pujian, walau orang tak melihatnya demikian karena ia tak menang atau naik podium," lanjut Hernandez.
"Bagi saya, kini yang terpenting adalah ia sudah ambil keputusan untuk operasi, dan saya rasa itu tepat. Kami di sini untuk terus bekerja, berevolusi, dan memperbaiki motor agar ketika ia kembali kami bisa berada di posisi yang seharusnya," pungkas pria yang juga mantan teknisi elektronik Valentino Rossi di Repsol Honda ini.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Ogah Dikembalikan ke Tech 3 KTM, Miguel Oliveira: Masih Ada Tempat di Tim Lain
- Panitia Formula E Sebut 31 Perusahaan Jadi Sponsor Jakarta E-Prix 2022
- Marc Marquez Operasi, Stefan Bradl Jadi Pengganti di MotoGP Catalunya
- Galaunya VR46: Sulit Sediakan Slot di MotoGP Jika Celestino Vietti Juarai Moto2
- VR46 Ingin Marco Bezzecchi-Luca Marini Bertahan Meski Pabrikan Lain Memburu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crew Chief Marc Marquez: Operasi Lengan Kali Ini Justru Bikin Bahagia
Otomotif 2 Juni 2022, 16:04
-
Marc Marquez Operasi, Stefan Bradl Jadi Pengganti di MotoGP Catalunya
Otomotif 2 Juni 2022, 11:15
-
Alex Marquez Siap Ambil Alih Tugas Marc Marquez Kembangkan Honda
Otomotif 31 Mei 2022, 15:53
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR