
Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, mengaku dapat memahami keputusan Jorge Lorenzo untuk pensiun dari MotoGP dalam usia 32 tahun akibat cedera punggung berkepanjangan. Meski begitu, ia tak mau mengikuti jejaknya.
Crutchlow yang tahun ini berusia 34, sempat mengaku kepada Motomatters bahwa dirinya mulai mempertimbangkan keputusan gantung helm pada 2021, usai kontraknya dengan Honda habis pada akhir 2020.
Rider Inggris ini mengaku takkan lagi ngotot memburu kontrak baru dari LCR dan Honda, namun juga akan melakukan pertimbangan jika mereka menyodorkan tawaran untuk memperpanjang kerja sama.
Bisa Pahami Keputusan Lorenzo
"Seperti yang Anda tahu, saya akan tetap balapan tahun depan. Semua kabar soal saya pensiun datang usai saya menjalani wawancara di mana saya bilang mungkin ini akan jadi kontrak terakhir saya," ujarnya via Corsedimoto.
Crutchlow tak menutupi fakta bahwa ia mulai terpikir pensiun usai kecelakaan hebat di Phillip Island, Australia, pada 2018 lalu, yang mengakibatkan engkel kanannya hancur dan butuh masa pemulihan yang panjang.
"Saya dapat memahami Jorge, yang sudah merasa cukup usai ia mengalami kecelakaan (di Assen) itu. Saat mengalami kecelakaan tahun lalu, saya merasakan hal yang sama," ungkap juara World Supersport 2009 ini.
Orang yang Berbeda
Meski begitu, bapak satu anak ini mengaku dirinya ogah mengikuti jejak Lorenzo, yang pensiun karena cedera, meski engkel kanannya saat ini belum pulih 100%. Crutchlow mengaku dirinya masih ingin balapan.
"Saya orang yang berbeda. Hanya satu jam setelah insiden itu, saya langsung berencana turun di Valencia. Jelas mustahil, tapi saya ingin kembali," pungkas Crutchlow.
Crutchlow sejatinya kembali dijadwalkan menjalani operasi untuk mencabut plat dan sekrup pada engkel kanannya, namun membatalkannya demi menghindari rehabilitasi dan mempersiapkan musim 2020 dengan baik.
Baca Juga:
- Johann Zarco, 'Raja' Kecelakaan MotoGP 2019
- Valentino Rossi Kunjungi Markas Mercedes, Siap Jajal Mobil Lewis Hamilton
- Belum Bisa Bekuk Marquez, Dovizioso: Mungkin Saya Kelewat Rasional
- Yamaha Baru Lebih Agresif, Franco Morbidelli Girang
- Dampingi Marc Marquez Sejak 2011, Santi Hernandez Tak Berhenti Takjub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crutchlow Sebut Lorenzo Bakal Lebih Kompetitif Jika Bertahan di Honda
Otomotif 6 Desember 2019, 14:45
-
Crutchlow: Pensiun Karena Cedera? Saya Bukan Lorenzo
Otomotif 6 Desember 2019, 12:41
-
Alex Marquez Tak Pakai Data Jorge Lorenzo di Uji Coba MotoGP
Otomotif 2 Desember 2019, 15:04
-
'Pensiun dari MotoGP Keputusan Terbaik untuk Jorge Lorenzo'
Otomotif 1 Desember 2019, 19:45
-
Agostini Akui Bakal Senang Jika Marquez Rebut 15 Gelar Dunia
Otomotif 28 November 2019, 11:50
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR