Dari ketiga pebalap Ducati yang berstatus pabrikan, Crutchlow memang menjadi yang terburuk. Ia kalah jauh dari Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, meski sempat naik podium di Aragon, Spanyol.
"Ketika akhirnya memutuskan hengkang dari Ducati, saya pun tak pernah menyerah. Saya selalu berusaha 100 persen. Hanya saja saya memang tak mendapatkan rasa nyaman yang saya mau," ujar pebalap Inggris ini kepada MCN.
Juara World Supersport 2009 ini mengaku sempat tak percaya diri. Tapi performa gemilang di Aragon dan Australia membuktikan potensinya masih ada. "Saya memang kesulitan, tapi toh saya membuktikan saya masih mampu. Beberapa balapan terakhir membuat kepercayaan diri saya meningkat," tutupnya. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crutchlow Tak Pernah Menyerah Meski Ducati Buruk
Otomotif 8 Januari 2015, 14:00
-
Bos Yamaha MotoGP Penasaran Performa Miller-Verstappen
Otomotif 8 Januari 2015, 10:00
-
Gagal Juara Moto3, Jack Miller Akui Punya Haters
Otomotif 7 Januari 2015, 14:00
-
Gabung LCR Honda, Crutchlow Ingin Ulang Prestasi 2013
Otomotif 7 Januari 2015, 11:00
-
Miller: Rivalitas dengan Marquez Bersaudara Bakal Berlanjut
Otomotif 6 Januari 2015, 18:00
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR