
Bola.net - Menjabat sebagai test rider, Michele Pirro, telah memberikan kontribusi besar kepada Ducati Corse di MotoGP. Menyambut tahunnya yang kesepuluh dalam memegang jabatan ini, Pirro pun curhat kepada GPOne, Jumat (18/2/2022), bahwa ia ternyata pernah bersitegang dengan sang general manager, Gigi Dall'Igna.
Pirro menjabat sebagai test rider Ducati sejak akhir 2012, usai mengakhiri kerja sama dengan San Carlo Honda Gresini di kelas para raja. Ia pun efektif bekerja sebagai test rider pada 2013, saat Ducati Corse masih dipimpin oleh Benhard Gobmeier. Posisi Gobmeier kemudian diambil alih Dall'Igna pada akhir musim.
Sejak itu, kerja sama Pirro dan Dall'Igna pun terbukti ideal. Dall'Igna memercayai Pirro untuk mengeksploitasi potensi optimal Desmosedici rancangannya, dan kerja keras Pirro punya andil besar dalam kebangkitan Ducati dari keterpurukan. Uniknya, Pirro awalnya tak sreg dengan jabatan ini karena ingin fokus balapan.
Awalnya Benci Gigi Dall'Igna

"Bisa dikatakan awalnya saya membenci Gigi. Pasalnya, tadinya ada perbedaan antara kami. Pada dasarnya, saya ingin balapan, sementara ia ingin saya jadi test rider. Saya juga sempat menemui (Francesco) Guidotti, memintanya merayu Gigi untuk membiarkan saya balapan. Namun, Gigi bilang, 'Michele tak boleh disentuh'," kisah Pirro.
Juara dunia Ducati satu-satunya, Casey Stoner, juga menjabat sebagai test rider Ducati pada awal 2016, dan Pirro sempat ingin mundur karena ingin kembali balapan. Nyatanya, ia justru tetap dijadikan test rider utama, karena Stoner hanya diturunkan dalam beberapa uji coba. Meski kesal, lama-lama Pirro luluh juga pada visi Dall'Igna.
"Saat Casey datang, saya pikir itu saat yang tepat untuk kembali balapan. Nyatanya nihil," ujar Pirro sembari tertawa. "Gigi melihat jauh ke masa depan dan memang keputusan tepat meminta saya menjajal motornya. Gigi mengerahkan banyak hal demi Ducati dan hasilnya terlihat. Kami belum meraih gelar dunia pembalap lagi, namun kami ada di jalan yang tepat."
Akankah Gantikan Davide Tardozzi?
Test rider Ducati Corse, Michele Pirro (c) Ducati Corse
Saking eratnya hubungan antara Pirro dan Ducati, rider berusia 35 tahun itu diprediksi akan jadi manajer tim pabrikan pada masa mendatang, menggantikan Davide Tardozzi. Sebagai catatan, Tardozzi yang juga eks Manajer Tim Ducati WorldSBK dan memimpin Ducati Lenovo Team sejak 2014, tahun ini menginjak usia 63.
"Saya tak mau mimpi jadi 'The Next Davide Tardozzi'! Apakah Anda lihat rambut putih Davide? Ia sosok fundamental bagi Ducati, dan saya harap ia bertahan dengan kami selama mungkin. Pasalnya, kami sangat menyayanginya. Saya sendiri akan mencoba menjadi test rider terbaik selama saya bisa tampil kompetitif," tutupnya.
Jika Pirro benar-benar menjadi manajer tim pabrikan Ducati pada masa mendatang, ia pun akan mengikuti jejak Vittoriano Guareschi. Guareschi tadinya juga merupakan salah satu test rider Ducati di MotoGP pada 2002-2008, dan kemudian menjabat sebagai manajer tim pabrikan Ducati pada 2009-2013.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Bukti Setia Valentino Rossi: Yamaha VR46 Master Camp Meluncur, Siap Debut di Moto2
- Adik Valentino Rossi Sebut Tikungan 6 dan 7 Mandalika Terbaik di Dunia, Tapi...
- Sirkuit Mandalika Tekad Percepat Pengaspalan Ulang demi Fokus Sambut MotoGP
- 'Kalau Honda Tak Kompetitif, Nggak Ada Gunanya Terus-terusan Ikut MotoGP'
- Langsung Gaspol di Moto2, Pedro Acosta Merendah Soal Kans Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Curhatan Michele Pirro: Sempat Jengkel Diminta Jadi Test Rider Ducati di MotoGP
Otomotif 20 Februari 2022, 22:20
-
Ducati Resmi Pamerkan Motor MotoE, Sudah Dijajal di Misano
Otomotif 21 Desember 2021, 08:45
-
Ducati Sudah Jajal Motor MotoE di Misano, Siap Jadi Suplier Tunggal pada 2023
Otomotif 20 Desember 2021, 10:15
-
'Dulu Dijauhi, Kini Ducati Justru Ditiru Pabrikan-Pabrikan Jepang'
Otomotif 28 November 2021, 22:15
-
Gigi Dall'Igna: Valentino Rossi Jajal Ducati? Biar Dia Sendiri yang Putuskan
Otomotif 19 November 2021, 14:45
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR