
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, boleh jadi belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017. Namun, ia mengaku kini seolah dapat angin segar di garasinya, yang membuatnya jauh lebih optimistis. Pembawa angin segar itu adalah sang crew chief anyar, David Munoz.
Sejak debutnya di GP500 2000, Rossi diketahui didampingi crew chief legendaris, Jeremy Burgess. Namun, pada akhir 2013, mereka memutuskan berpisah dan Burgess memilih pensiun. Sosoknya pun digantikan oleh Silvano Galbusera, yang dicomot Rossi dari Yamaha WorldSBK.
Namun, pada pertengahan 2019, Rossi dan Galbusera berpisah pula. Rossi ingin mengganti cara kerjanya, dan kebetulan Galbusera sudah tak ingin sering keliling dunia. Kini Galbusera menjadi crew chief Jorge Lorenzo di tim uji coba Yamaha, dan Rossi bekerja sama dengan Munoz.
Cara Kerja Seperti di Moto2

Munoz bukan orang asing di lingkup Rossi. Sebelumnya, ia adalah crew chief Francesco Bagnaia di Sky Racing VR46 dan mereka sukses menjuarai Moto2 2018. Tahun lalu, Munoz menjadi crew chief Nicolo Bulega di tim yang sama. Rossi tertarik bekerja sama dengannya, karena dalam usia 41 tahun, Munoz masih tergolong muda untuk ukuran crew chief.
Rossi pun menyatakan keputusan menggandeng Munoz muncul pada musim panas tahun lalu, saat ia paceklik podium sejak MotoGP Austin pada April. "Pada musim panas setahun lalu, saya menyadari kami butuh perubahan. Jadi kami mengganti crew chief," ujarnya via Motorsport Total pada Kamis (3/9/2020).
"Kami coba cari sosok yang lebih muda di Moto2 dan tak punya pengalaman di MotoGP. Saya suka cara ini karena kami bisa bekerja seperti di Moto2, dan saya merasa nyaman. David bisa mengajari banyak hal kepada saya. Cara kerjanya berbeda, dan kami memang butuh angin segar," lanjut Rossi.
Suasana Kerja Jadi Lebih Santai
Dalam balapan perdana di MotoGP Spanyol, Rossi dan Munoz jadi sorotan karena mengalami kerusakan mesin. Namun, dalam MotoGP Andalusia, mereka disorot berkat alasan berbeda. Keduanya diketahui gigih meminta izin insinyur Yamaha untuk mengubah setup dasar bagi Rossi. Alhasil, The Doctor naik podium lagi usai finis ketiga.
"Di Jerez, kami mengubah sesuatu yang bikin saya lebih nyaman. Jadi saya senang berkendara sepanjang pekan balap. Saya naik podium lagi setelah lama tak merasakannya. Tadinya, ini masa sulit, jadi naik podium sungguh menyenangkan," ungkap sang sembilan kali juara dunia.
Rossi juga menyatakan bahwa cara kerja Munoz yang lebih rileks membuatnya lebih santai juga dalam menghadapi kompetisi. "Selain punya kemampuan teknis, David punya cara kerja yang santai dan ini bikin kami optimistis. Sungguh penting seorang pembalap dapat dukungan macam ini di garasinya," pungkas Rossi.
Sumber: Motorsport Total
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Danilo Petrucci Ragu Marc Marquez Tetap Dominan Andai Bisa Balapan
- Alex Marquez Akui Bela LCR Honda Bisa Kurangi Beban Mental
- Brad Binder: Dani Pedrosa-Pol Espargaro, Paduan Sempurna di MotoGP
- Cal Crutchlow: Covid-19 Bikin Suasana Paddock MotoGP Membosankan
- KTM Tech 3 Tegas Andrea Dovizioso Takkan Gantikan Iker Lecuona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
David Munoz, Sosok Pembawa 'Angin Segar' ke Garasi Valentino Rossi
Otomotif 4 September 2020, 16:22
-
Video Kocak Valentino Rossi Bikin Pacar Takut saat Jajal Mobil Drift
Open Play 4 September 2020, 08:14
-
Petronas Tantang Valentino Rossi Tampil Lebih Garang di MotoGP 2021
Otomotif 3 September 2020, 17:21
-
Petronas Ngotot Larang Valentino Rossi Boyong Seluruh Kru di MotoGP 2021
Otomotif 3 September 2020, 17:06
-
Suzuki Bentuk Tim Satelit di MotoGP 2022, Ragu Pilih Tim Valentino Rossi
Otomotif 3 September 2020, 15:55
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR