Bola.net - - Usai balap di MotoGP Belanda akhir pekan lalu, Valentino Rossi diketahui melempar kritikan tajam kepada Andrea Dovizioso, menilai rider Ducati Corse ini melakukan 'manuver kurang cerdas' pada Lap 25, yang membuat keduanya gagal menapaki tangga podium.
Dovizioso dan Rossi melaju di posisi kedua dan ketiga pada Lap 23, dan Rossi menyalip Dovizioso pada Lap 24. Dovizioso berusaha membalas di tikungan pertama pada Lap 25, namun keduanya melebar dan membuat Maverick Vinales dan Alex Rins menyalip mereka. Alhasil Dovizioso dan Rossi harus puas finis keempat dan kelima.
Usai balap, Rossi menyebut tindakan Dovizioso kurang cerdas bila dilihat dari sudut pandang strategi dan menyebabkan keduanya gagal podium. Meski begitu, Dovizioso tak sepakat dan justru yakin bahwa strategi bertahan yang dilakukan Rossi tak tepat.
Sudut Pandang Dovizioso

Kepada Marca, Dovizioso pun membeberkan kronologi dari insiden tersebut, di mana ia melaju di sisi dalam tikungan pertama, sementara Rossi ada di luar. Menurut rider 32 tahun ini, rider yang berada di sisi dalam punya kuasa lebih dalam menentukan pengereman.
"Saya 'kan balapan untuk diri saya sendiri, bukan untuk dia. Saya tahu apa yang ia katakan, tapi saya tak sepakat. Kami menuju tikungan itu bersamaan. Tapi saya ada di jalur dalam, maka saya mengerem lebih kuat. Wajar saja bila rider yang di jalur dalam justru mengendalikan situasi. Sayangnya ia keluar lintasan, sementara saya tetap di dalam trek," ungkapnya.
Kerugian Rossi

Dovizioso pun memaklumi mengapa Rossi melayangkan kritikan tersebut padanya, menyatakan bahwa kritik ini terlempar karena The Doctor merasa dirugikan. Meski begitu, Dovizioso tetap yakin dirinya tak bersalah dan menyebut insiden itu wajar saja terjadi di lap-lap terakhir.
"Vale bilang manuver itu kurang cerdas, tapi itu 'kan kerugian baginya, bukan saya. Pada lap-lap terakhir, kami mencapai limit dan saya jelas harus berusaha keras melaju di depannya. Saya tak melakukan hal gila, kami ambil risiko dan ia melakukan kesalahan. Peristiwa itu sederhana saja, tak kontroversial. Lagipula, ada yang lebih agresif lagi dalam balapan itu," tutupnya.
MotoGP Jerman 2018

Dovizioso dan Rossi akan kembali berjumpa di lintasan dalam MotoGP Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada 13-15 Juli mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikritik Valentino Rossi, Andrea Dovizioso Lempar Balasan
Otomotif 4 Juli 2018, 10:40
-
Forcada Tinggalkan Vinales dan Kerja Bareng Rossi?
Otomotif 3 Juli 2018, 11:25
-
Valentino Rossi: Yamaha Kompetitif, Tapi Susah Juara!
Otomotif 2 Juli 2018, 15:40
-
Lorenzo-Rossi Akui Sama-Sama Beruntung Tak Kecelakaan
Otomotif 2 Juli 2018, 11:45
-
Gagal Podium, Rossi Tuduh Dovizioso Lakukan Aksi Agresif
Otomotif 2 Juli 2018, 10:30
LATEST UPDATE
-
Bukannya Senang, Para Pemain MU Bete Dapat Libur 3 Pekan
Liga Inggris 10 April 2026, 16:09
-
Nonton Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 16:00
-
Singkirkan Arsenal dari FA Cup, Bintang Muda Southampton Ini Masuk Radar MU
Liga Inggris 10 April 2026, 15:58
-
Real Madrid vs Girona: Misi Wajib Menang El Real Demi Kejar Barcelona!
Liga Spanyol 10 April 2026, 15:12
-
3 Alasan MotoGP Sulit Terapkan Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Otomotif 10 April 2026, 14:56
-
Arsenal vs Bournemouth: Jangan Sampai Terpeleset, Gunners!
Liga Inggris 10 April 2026, 14:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 14:33
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR