
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, yakin jasa-jasa dan karisma Valentino Rossi memang takkan tergantikan di MotoGP. Dengan pensiunnya di The Doctor akhir musim nanti, pertanyaan soal siapa yang akan menjadi 'wajah' MotoGP selanjutnya pun muncul. Namun, Ezpeleta mengaku ogah 'maksa' untuk mewujudkan hal ini.
Rossi yang menjalani debut Grand Prix pada 1997, memang sudah nyentrik sejak masih turun di GP125. Tak cuma bertalenta dan berprestasi, ia juga berkarakter flamboyan, hingga dicintai banyak orang. Alhasil, berkat aksi-aksinya baik di dalam maupun luar trek, balap motor jadi olahraga yang makin dikenal dunia.
Jasa Rossi mengangkat pamor balap motor, terutama MotoGP, bahkan disama-samakan dengan jasa Michael Jordan yang membuat bola basket, terutama NBA, tak sekadar jadi ajang olahraga, melainkan juga budaya dan gaya hidup banyak orang. Dengan begitu, pensiunnya Rossi membuat komunitas MotoGP sangat kehilangan.
Akan Ada Ikon dari Setiap Generasi

Bahkan, tak sedikit orang yakin MotoGP akan hilang pamor ketika Rossi sudah tak lagi mengaspal. Namun, Ezpeleta tak cemas, apalagi jika menilik sejarah masa lampau, ketika para legenda Amerika Serikat dan Australia mendominasi Grand Prix. Tak hanya itu, MotoGP saat ini juga makin ketat dan balapannya menjadi jauh lebih seru.
"Karier dan kesuksesan Vale sangatlah unik. Namun, kami tak harus punya satu ikon saja untuk periode lama. Mari kita ingat, Kenny Roberts (sr) sangat dominan di GP500 pada 1978 sampai 1980, lalu rider Amerika lainnya seperti Lawson, Mamola, Rainey, Spencer, dan Schwantz berdatangan," ujarnya via Speedweek, Minggu (22/8/2021).
"Setelahnya, para pembalap Australia giliran jadi superior, bersama Mick Doohan, Wayne Gardner, dan lalu Casey Stoner. Atas alasan ini, akan selalu ada ikon di tiap generasi berbeda. Meski begitu, saya rasa Vale memang tak tergantikan," lanjut pria Spanyol berusia 75 tahun tersebut.
Hanya Marc Marquez yang Paling Dekati Prestasi Valentino Rossi

Meski MotoGP telah melahirkan bintang-bintang baru, Ezpeleta sendiri belum mengetahui siapa di antara mereka yang bisa menjadi 'wajah' dari kejuaraan balap motor terakbar tersebut. Namun, jika menilik prestasi di lintasan, saat ini hanya Marc Marquez yang paling mendekati prestasi Rossi.
Marquez sudah mengantongi delapan gelar dunia, hanya tertinggal satu dari Rossi. Masalahnya, saat ini ia tengah dirundung cedera lengan berkepanjangan. Ezpeleta takkan memaksa Marquez jadi ikon baru MotoGP, dan hanya berharap pembalap Repsol Honda itu segera pulih dan kembali bersenang-senang di atas motor.
"Saya tak tahu kapan kompetisi untuk para suksesor Vale akan dimulai. Saat ini yang menjadi fokus Marc adalah menjadi kompetitif seperti dulu. Saya harap ia bisa melakukannya. Jika ia berhasil, maka ia bisa meraih segala hal yang sudah ia bidik sebagai target pribadinya," pungkas Ezpeleta.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Belgia 2021
- Galeri: 7 Pemenang dalam 11 Balapan, Siapa Pemenang Selanjutnya di MotoGP 2021?
- Misteri Maverick Vinales, Yamaha: Kalau Tak Bahagia, Lebih Baik Pergi
- Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Inggris 2021
- Marc Marquez Soal Cedera Lengan: Idealnya, Saya Absen 2 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dorna: Valentino Rossi Tak Tergantikan, MotoGP Takkan 'Maksa' Cari Ikon Baru
Otomotif 23 Agustus 2021, 14:43
-
Pangeran Arab Saudi Tegas Sediakan 18 Juta Euro untuk Tim Valentino Rossi di MotoGP 2022
Otomotif 20 Agustus 2021, 13:37
-
Valentino Rossi Jadi Ayah, Doa Sang Ibu: Semoga Anaknya Nggak Jadi Pembalap!
Bolatainment 19 Agustus 2021, 14:36
-
Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
Open Play 19 Agustus 2021, 11:32
-
Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
Bolatainment 19 Agustus 2021, 08:31
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR