Bola.net - - Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso yakin level performa dan kompetisi MotoGP akan terus meningkat, tak terkecuali tahun ini. Dengan begitu, Dovizioso yakin ia dan timnya harus tampil lebih baik dan bekerja lebih keras, meski tahun lalu mereka sukses tampil gemilang. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport di sela peluncuran tim di Borgo Panigale, Italia.
Dovizioso bergabung dengan Ducati pada 2013, dan selama itu pula ia menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici yang terpuruk sejak ditinggal Casey Stoner akhir 2010. Tahun lalu, kerja kerasnya terbayar, untuk pertama kali sejak 2007, Ducati dapat peluang nyata merebut gelar dunia pembalap, meski akhirnya Dovizioso duduk di peringkat runner up.
"Saya merasa berada di tempat yang tepat dan dipahami, tak seperti situasi di masa lalu. Saya tahu benar apa yang harus kami lakukan, dan paham situasi para rival dan motor mereka. Situasi MotoGP saat ini belum pernah terjadi sebelumnya; ada banyak rider berpeluang menang di tiga tahun terakhir," ujarnya.
Andrea Dovizioso (c) Ducati
"Ini berarti meraih gelar dunia bakal jauh lebih berat. Untuk menang, Anda harus naik podium atau finis lima besar. Kami harus berada di level itu sepanjang musim dan ini tak mudah. Apa yang kami lakukan tahun lalu takkan cukup. Apa yang Marc Marquez lakukan tahun lalu juga takkan cukup untuk meraih gelar," lanjut Desmosedici.
Sebelum menggebrak tahun lalu, Dovizioso mendapat cap rider underdog sejak menjalani debut MotoGP pada 2008, karena hasilnya stagnan-stagnan saja dan tak pernah benar-benar ikut dalam perebutan gelar dunia. Dovizioso pun meyakini fakta ini membuktikan bahwa seorang rider tak pernah memiliki 'limit', karena selalu akan ada ruang untuk lebih baik.
"Usai tahun lalu, saya jadi tahu tak ada yang namanya 'limit'. Sungguh salah bila berkata rider punya limit. Orang selalu berpikir rider yang selalu meraih hasil stagnan telah mencapai limit. Ini tidak benar, karena sangat memungkinkan untuk lebih baik dan mengubah banyak hal. Memang sulit, tapi tak mustahil, dan saya sudah membuktikannya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Ulang Prestasi 2017 Takkan Cukup Juarai 2018
Otomotif 22 Januari 2018, 11:00
-
Dovizioso Ingin Hindari Cekcok dengan Lorenzo
Otomotif 19 Januari 2018, 16:00
-
Godok Kontrak Rider, Ducati Santai Ditinggal Teknisi
Otomotif 19 Januari 2018, 13:00
-
Ducati Tak Takut Kemungkinan Dovizioso-Lorenzo Cekcok
Otomotif 18 Januari 2018, 12:15
-
CEO Ducati: Belum Uji Coba, Jangan Sebut Kontrak Dovi
Otomotif 17 Januari 2018, 16:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR