Bola.net - Setelah gagal finis di Moto2 Qatar dua pekan lalu, pebalap Estrella Galicia 0.0 Marc VDS, Esteve 'Tito' Rabat bertekad membayar tuntas kekecewaan tersebut di Austin, Texas akhir pekan ini. Sang juara dunia bertahan inipun membidik kemenangan.
Rabat terjatuh di Qatar setelah bertabrakan dengan Simone Corsi pada lap ketiga. Pebalap berusia 25 tahun inipun mengaku insiden tersebut merupakan kesalahannya sendiri setelah panik tertinggal dari dua rival beratnya, Sam Lowes dan Johann Zarco.
"Menghadapi balapan di Austin, kami jelas punya ritme kompetitif, dan saya harus terus mengingat ini. Saya melakukan kesalahan di Qatar, di mana saya melihat Sam dan Johann menjauh di depan hingga saya terlalu ngotot," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Rabat pun mengaku akan berusaha tenang akhir pekan nanti. "Saya harus bersabar di Austin, mencoba mendapat ritme yang baik, lalu baru ngotot di pertengahan balap. Saya finis kedua dalam dua tahun terakhir, semoga tahun ini saya bisa menang. Itulah target saya!" tutupnya. [initial]
(mvds/kny)
Rabat terjatuh di Qatar setelah bertabrakan dengan Simone Corsi pada lap ketiga. Pebalap berusia 25 tahun inipun mengaku insiden tersebut merupakan kesalahannya sendiri setelah panik tertinggal dari dua rival beratnya, Sam Lowes dan Johann Zarco.
"Menghadapi balapan di Austin, kami jelas punya ritme kompetitif, dan saya harus terus mengingat ini. Saya melakukan kesalahan di Qatar, di mana saya melihat Sam dan Johann menjauh di depan hingga saya terlalu ngotot," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Rabat pun mengaku akan berusaha tenang akhir pekan nanti. "Saya harus bersabar di Austin, mencoba mendapat ritme yang baik, lalu baru ngotot di pertengahan balap. Saya finis kedua dalam dua tahun terakhir, semoga tahun ini saya bisa menang. Itulah target saya!" tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Miller: Juarai Moto3? Quartararo Masih Harus Belajar
- Debut di Austin, Melandri Yakin Bakal Kesulitan
- Iannone: Di MotoGP, Segalanya Harus Serba Tenang
- Aleix Espargaro Penasaran Suzuki di COTA
- Tubuh Besar, Kendala Redding di Atas Honda
- Ikut Bangga, Pramac Nantikan Bantuan Ducati
- Hayden: Tak Ada yang Seperti Saya dan Rossi!
- 'Marc Marquez Bakal Lebih Bijak dan Cerdas'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Kali Runner Up di Austin, Rabat Bidik Kemenangan
Otomotif 9 April 2015, 14:00
-
Marc VDS Bidik Juara Moto2 2016 Bareng Marquez
Otomotif 7 April 2015, 09:40
-
Alex Marquez, Masa Depan Marc VDS Racing
Otomotif 6 April 2015, 18:15
-
Marc VDS Bantah Isu Cekcok Rabat-Marquez
Otomotif 6 April 2015, 14:15
-
Inilah Sejarah yang Tergores di MotoGP Qatar
Otomotif 6 April 2015, 11:15
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR