
Bola.net - Ducati Corse, atau departemen balap Ducati, diketahui memiliki 'trio bos' di MotoGP, yang selalu pergi bareng ke mana-mana, yakni Gigi Dall'Igna, Paolo Ciabatti, dan Davide Tardozzi. Banyak penggemar MotoGP pun dibikin bingung oleh perbedaan tugas-tugas mereka saat pekan balap berlangsung.
Ducati sudah berlaga di MotoGP sejak 2003, meraih begitu banyak kemenangan lewat berbagai pembalap berbeda, namun baru meraih satu gelar dunia lewat Casey Stoner pada 2007. Segala cara telah dilakukan demi mengulang prestasi itu, dari merombak susunan pembalap, sampai merombak manajemen.
Setelah diakuisisi oleh Audi, Ducati menunjuk Claudio Domenicali sebagai CEO-nya pada 2013. Pada saat yang sama, Paolo Ciabatti pun bergabung sebagai Sporting Director Ducati Corse. Pada akhir tahun, Gigi Dall'Igna digaet sebagai General Manager, menggantikan posisi Benhard Gobmeier.
Pada 2014, Davide Tardozzi pun digaet untuk jadi manajer tim pabrikan Ducati di MotoGP. Sejak 'trio bos' ini ditandemkan, Ducati bangkit dan kini jadi momok menakutkan. Nah, apa sih perbedaan tugas mereka? Berikut yang dijelaskan oleh Tardozzi di podcast resmi MotoGP, 'Last on The Brakes' pada September 2021.
Gigi Dall'Igna - General Manager Ducati Corse

"Gigi adalah bos kami. Dialah General Manager kami. Namun, pada akhirnya ia merupakan seorang teknisi. Seorang insinyur. Jadi, ia lebih fokus pada hal-hal mekanis dan pengembangan motor. Jadi, Gigi lebih mengurus kebutuhan para insinyur dan hal-hal teknis di lintasan. Gigi memang orang yang punya kuasa dalam mengizinkan kami melakukan ini dan itu, namun peran utamanya adalah sebagai Direktur Teknis."
Paolo Ciabatti - Sporting Director Ducati Corse
Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti (c) Ducati
"Paolo merupakan sporting director, jadi ia lebih fokus kepada hal-hal yang terkait kontrak, komunikasi, dan pemasaran. Jadi, soal sponsor, kontrak, dan hal-hal yang terkait hubungan dengan pembalap, dialah yang mengurusnya. Pokoknya, Paolo merupakan orang yang mengatur keuangan kami."
Davide Tardozzi - Manajer Ducati Lenovo Team

"Saya sendiri mengurus apa pun yang dibutuhkan tim, termasuk mekanik. Misalnya saat kami bepergian. Apa pun yang dibutuhkan tim, sayalah yang mengurusnya. Saya adalah orang yang memimpin di garasi kami. Tapi pada akhirnya, kami bertiga selalu diskusi bareng. Gigi memang bosnya, tapi kami selalu bicara bersama."
Tambahan: Claudio Domenicali - CEO Ducati Motor Holding
CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali (c) Ducati
Claudio Domenicali sebagai CEO Ducati Motor Holding membawahi segala sektor di Ducati, baik produksi massal maupun departemen balap mereka. Di bawah kepemimpinannya, Ducati diharapkan menjadi pabrikan dengan penjualan motor tertinggi sekaligus meraih hasil baik di berbagai kejuaraan balap motor.
Sumber: Podcast Last on The Brakes
Baca Juga:
- Kagumi Jack Miller-Remy Gardner, Casey Stoner: Masa Kelam Mereka Sudah Lewat
- Lepas Jorge Martin ke Ducati, KTM: Kami Ini Kurang Baik Apa?
- Jorge Martin Nyaris Batal Jadi Pembalap Usai Orang Tua Kehilangan Pekerjaan
- Ketar-Ketir, Aprilia: Masa Depan Maverick Vinales Bergantung pada Kami
- Enea Bastianini Nyaris ke Aprilia, Bidik Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Punya 'Trio Bos' di MotoGP, Apa Sih Perbedaan Tugas Mereka?
Otomotif 24 Januari 2022, 16:40
-
Kagumi Jack Miller-Remy Gardner, Casey Stoner: Masa Kelam Mereka Sudah Lewat
Otomotif 24 Januari 2022, 15:30
-
Lepas Jorge Martin ke Ducati, KTM: Kami Ini Kurang Baik Apa?
Otomotif 24 Januari 2022, 14:55
-
Jorge Martin Nyaris Batal Jadi Pembalap Usai Orang Tua Kehilangan Pekerjaan
Otomotif 24 Januari 2022, 14:07
-
Ketar-Ketir, Aprilia: Masa Depan Maverick Vinales Bergantung pada Kami
Otomotif 24 Januari 2022, 12:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR