Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, tak memungkiri bahwa pihaknya sangat tertarik menggaet rider Repsol Honda, Marc Marquez, di MotoGP 2021 mendatang. Kepada Diario AS, Ciabatti meyakini bahwa semua pabrikan sangat menginginkan pebalap sekaliber 8 kali juara dunia tersebut.
Kontrak Marquez dengan Honda akan habis pada akhir 2020, dan ia jelas akan menjadi salah satu 'barang panas' dalam pasar silly season MotoGP sepanjang musim depan. Sejauh ini, Yamaha adalah satu-satunya pabrikan yang mengaku tak mau menggaet Marquez, yang merupakan rival Valentino Rossi.
"Siapa yang tak suka Marc? Semua orang jelas menyukainya. Hanya ada satu pabrikan yang tak terpikir menggaetnya, atas alasan yang jelas, yakni Yamaha. Marc adalah pebalap yang membuat perbedaan, dan semua tim pasti ingin memilikinya," ungkap Ciabatti.
Logis Bila Marquez Bertahan di Honda

Tak hanya merupakan 8 kali juara dunia, Marquez juga dikagumi banyak pihak karena kelihaiannya menaklukkan RC213V, yang justru membuat rider Honda lainnya kesulitan. Atas alasan ini, Ciabatti takkan heran jika Honda mengajukan tawaran supertinggi agar Marquez mau bertahan selama mungkin.
"Honda tahu benar bahwa ia pebalap yang membuat perbedaan, karena jika kita lihat pebalap Honda lainnya... Hal paling logis adalah Honda melanjutkan kerja sama dengan Marc, karena tanpanya, mereka tak punya opsi nyata untuk meraih kemenangan," ujar pria asal Italia ini.
Bisa Saja Pindah Pabrikan
Di lain sisi Ciabatti juga takkan heran jika suatu saat nanti Marquez pada akhirnya hengkang dari Honda untuk membela tim lain berkat rasa penasaran melihat performanya sendiri di atas motor lain.
"Marc punya dua opsi. Pertama, ia bisa jadi pebalap yang meraih banyak gelar dunia bersama Honda dan menjadi rider Honda sepanjang hidupnya. Di lain sisi, ia juga bisa jadi punya kemauan menang dengan pabrikan lain. Tapi itu motivasi pribadi seorang pebalap. Saya sih tak tahu apa-apa," tutupnya.
Saat ini, Ducati Team tengah menaungi Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Seperti kebanyakan pebalap MotoGP, kontrak keduanya juga akan habis pada akhir 2020 mendatang.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Jack Miller Bakal Bekuk Marc Marquez di MotoGP Australia'
Otomotif 22 Oktober 2019, 13:37
-
Quartararo Impikan Saling Salip dengan Marquez Sejak Start
Otomotif 22 Oktober 2019, 13:10
-
Ducati: Siapa Sih yang Tak Tertarik Gaet Marc Marquez?
Otomotif 22 Oktober 2019, 10:57
-
Ingin Satu Tim di MotoGP, Ini Deretan Momen Unyu Marc dan Alex Marquez
Otomotif 22 Oktober 2019, 09:45
-
Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
Otomotif 21 Oktober 2019, 12:40
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR