
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, sukses tampil menggebrak di MotoGP 2019, yakni musim debutnya di kelas tertinggi. Memulai musim sebagai underdog karena baru pernah meraih satu kemenangan di ajang Grand Prix, kini ia justru dinilai membawa angin segar ke ajang tersebut.
Usai finis kedua di Twin Ring Motegi, Jepang, pada Minggu (20/10/2019), El Diablo sukses meraih podiumnya yang keenam musim ini. Tak hanya itu, ia juga sukses mengunci gelar debutan terbaik 2019 dengan tiga balapan tersisa.
Konsisten bertarung di papan atas sepanjang tahun, uniknya Quartararo justru satu-satunya rider Yamaha tak punya motor YZR-M1 spek pabrikan. Banyak pihak yakin ia akan makin garang ketika benar-benar mendapatkan M1 spek pabrikan.
Usai menjalani balapan di Motegi, rider berusia 20 tahun itu pun punya catatan statistik yang unik. Apa saja sih? Simak yang berikut ini ya, Bolaneters!
Samai Raihan Johann Zarco
- Ini adalah podium keenam Quartararo di MotoGP, menyamai prestasi rekan senegaranya, Johann Zarco, saat membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2017 dan 2018. Ia juga menyamai rekor Ben Spies, yag membela Yamaha pada 2010-2012.
- Ini adalah podium Quartararo yang ke-10 di sepanjang kiprahnya di ajang Grand Prix, yang salah satunya adalah kemenangan di Moto2 Catalunya, Spanyol tahun lalu. Podium perdananya terjadi Moto3 Austin, Texas, 2015.
- Quartararo pun berhasil mempersembahkan podium ke-60 bagi Prancis di ajang Grand Prix.
6 Podium, 6 Kali Buntuti Marquez
- Dari 6 podium yang ia raih di MotoGP, 4 di antaranya hasil finis kedua, yang seluruhnya ia raih di belakang rider Repsol Honda, Marc Marquez. Saat ia finis ketiga pun, Quartararo juga finis di belakang Marquez, yang finis kedua di Assen dan Silverstone.
- Dengan gelar debutan terbaik musim ini, Quartararo berhasil mengikuti jejak Zarco, yang meraih gelar yang sama pada 2017 lalu. Saat itu, Zarco duduk di peringkat keenam pada klasemen pebalap, peringkat yang juga tengah duduki Quartararo saat ini.
- Quartararo menjadi debutan kedua setelah Marc Marquez (2013), yang mampu melampaui raihan poin Valentino Rossi di klasemen pebalap selama The Doctor turun di kelas tertinggi.
Baca Juga:
- Quartararo: Tadinya Cuma Bidik 90 Poin, Kini Malah Lampaui Rossi
- Murid Valentino Rossi Muntah di Helm, Gagal Finis di Moto2 Jepang
- Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
- Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Phillip Island, Australia 2019
- Highlights MotoGP Jepang 2019: Marquez Berkuasa di Kandang Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Ragu Bertahan di Yamaha, Kini Diincar Ducati
Otomotif 21 Oktober 2019, 16:00
-
Statistik Fabio Quartararo Usai Finis Ketiga MotoGP Jepang
Otomotif 21 Oktober 2019, 15:30
-
Quartararo: Tadinya Cuma Bidik 90 Poin, Kini Malah Lampaui Rossi
Otomotif 21 Oktober 2019, 15:00
-
Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
Otomotif 21 Oktober 2019, 12:40
-
Fabio Quartararo Sempat Jiper Hadapi Debutan MotoGP Lainnya
Otomotif 21 Oktober 2019, 10:10
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR