
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengaku pihaknya tak menutup kemungkinan bisa mengembalikan Scott Redding ke MotoGP pada 2022 mendatang. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (20/2/2020).
Redding yang merupakan runner up Moto3 2013, naik ke MotoGP pada 2014 dan pernah membela Honda Gresini, Marc VDS Honda, Aprilia Gresini, dan pernah bernaung di bawah bendera Ducati lewat Pramac Racing pada tahun 2016-2017. Pada akhir 2018, ia pun hengkang dari Aprilia.
Sepanjang 2019, Redding pun hijrah ke British Superbike (BSB) bersama Be Wiser Ducati dan langsung merebut gelar juara. Prestasinya ini membuat Ducati Corse tertarik menurunkannya di ajang dunia, kali ini di WorldSBK bersam Aruba.it Racing Ducati.
Ditargetkan Rebut Gelar Dunia
Ciabatti pun menegaskan bahwa pihaknya ingin Redding sangat fokus menjalani debutnya di WorldSBK, dan diharapkan jadi rider pertama yang bisa menumbangkan dominasi Jonathan Rea dan Kawasaki Racing Team selama lima tahun terakhir.
"Target Scott adalah meraih gelar dunia WorldSBK, sama seperti Chaz (Davies). Scott sudah punya pengalaman di MotoGP, meski hasilnya tak sesuai dengan ekspektasi. Kini targetnya adalah balapan dengan Ducati di WorldSBK selama dua musim," ungkap Ciabatti.
Masih Muda, Banyak Opsi
Dengan kontrak dua tahun, Redding berarti juga punya waktu dua musim pula untuk meyakinkan Ducati bahwa rider berusia 27 tahun ini memang layak bertarung di kancah dunia, tak hanya di WorldSBK, tapi juga MotoGP.
"Kami harap ia bisa meraih gelar dunia pada tahun pertama. Jika tidak, maka pada tahun kedua. Setelahnya, ia masih cukup muda untuk mempertimbangkan banyak hal. Tapi saat ini kami belum membicarakannya," tutup Ciabatti.
Redding bersama rider WorldSBK lainnya akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim terakhir di Phillip Island, Australia, 24-25 Februari, yang dilanjut dengan seri perdana di trek yang sama pada 28 Februari-1 Maret nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Tak Tutup Peluang Kembalikan Scott Redding ke MotoGP
Otomotif 21 Februari 2020, 16:05
-
Toprak Razgatlioglu Kuasai Uji Coba WorldSBK Portimao
Otomotif 28 Januari 2020, 11:15
-
Jonathan Rea Asapi Toprak Razgatlioglu di Hari Kedua Uji Coba WorldSBK Jerez
Otomotif 24 Januari 2020, 08:15
-
Scott Redding Sempat Ingin Pensiun Dini Usai Gagal di MotoGP
Otomotif 16 Januari 2020, 11:20
-
'Marc Marquez Hancurkan Para Rider yang Lebih Tua'
Otomotif 1 Desember 2019, 21:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR