
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyatakan Marc Marquez takkan mendapatkan perlakuan spesial dari pihaknya sekalinya membela Gresini Racing di MotoGP 2024. Dall'Igna menegaskan bahwa seluruh pembalap Ducati akan diperlakukan sama baiknya demi tampil kompetitif.
Seperti yang diketahui, Marquez telah memutuskan meninggalkan Repsol Honda demi bergabung ke Ducati lewat Gresini. Kontraknya hanya berdurasi setahun dan sekadar terikat dengan Gresini, tidak terikat dengan Ducati Corse. Ia juga hanya akan dapat motor lama alias Desmsosedici GP23.
Meski merasa terhormat pabrikan yang ia pimpin kedatangan Marquez, Dall'Igna menyatakan Marquez takkan diistimewakan. Namun, lewat Sky Italia, Kamis (12/10/2023), ia mengaku berharap Marquez benar-benar diizinkan Honda ikut tes pascamusim di Valencia, Spanyol, 28 November 2023 nanti.
Andai Marc Marquez Ingin Bela Ducati Lenovo

"Kita lihat nanti apakah akan ada perhatian spesial untuk Marc. Entah apakah ia akan langsung bekerja dengan kami di Valencia. Saya rasa ia tak butuh perlakuan khusus. Kami akan tetap sportif dan memberikan kans terbaik kepada para rider untuk mengekspresikan diri di level terbaik," ujar Dall'Igna.
Marquez diketahui hanya menginginkan kontrak setahun dengan Gresini untuk melihat apakah dirinya masih bisa tampil kompetitif. Jika ia terbukti masih bisa garang tetapi Honda masih terpuruk, ada peluang besar Marquez akan tetap membela Ducati pada 2025.
Meski begitu, Dall'Igna belum mau kepikiran soal kans Marquez membela Ducati Lenovo Team. "Usai berkecimpung di dunia balap selama bertahun-tahun, saya memahami bahwa Anda hanya harus menatap tahun yang akan datang. 2025 masih terlalu jauh, meski situasi bisa berubah dengan cepat," ucapnya.
Tak Pusing Jika Marc Marquez Pergi pada 2025

Di lain sisi, Dall'Igna ogah ambil pusing Marquez mau bertahan atau tidak. Menurutnya, kehilangan rider adalah hal lumrah. Ia justru lebih cemas jika teknisinya yang pergi. "Saya lebih memilih berpikir bahwa Marc memang benar-benar menginginkan Ducati," ungkapnya.
"Kami harus menikmati 2024 dan melihat apa yang akan terjadi nanti. Sudah pernah terjadi ketika seseorang datang ke Ducati dan lalu meninggalkan Ducati. Namun, rahasia yang mereka bawa sangatlah terbatas. Lebih buruk jika yang pergi adalah teknisi. Itu baru masalah besar," tutupnya.
Marquez sendiri mengakui bahwa dirinya berharap Honda bisa mengalami kemajuan dan lonjakan performa yang besar pada 2024. Jika hal ini terjadi, maka ia bertekad untuk kembali ke pabrikan Sayap Tunggal pada 2025 mendatang.
Sumber: Sky Italia
Baca juga:
- Gigi Dall'Igna: Kalau Saya ke Honda, Mungkin Marc Marquez Takkan Pindah Tim
- Marc Marquez Curhat ke Dani Pedrosa, Minta Nasihat Sebelum Pilih Tinggalkan Repsol Honda
- Joan Mir Ultimatum Honda: Saya Nggak Sanggup Balapan Seperti Ini Setahun Lagi
- Alex Marquez: Marc Marquez Bakal Pensiun Kalau Tetap Tak Bahagia di Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Tegaskan Marc Marquez Takkan Dapat Perlakuan Spesial di MotoGP 2024
Otomotif 17 Oktober 2023, 16:05
-
Gigi Dall'Igna: Kalau Saya ke Honda, Mungkin Marc Marquez Takkan Pindah Tim
Otomotif 17 Oktober 2023, 15:20
-
Marc Marquez Curhat ke Dani Pedrosa, Minta Nasihat Sebelum Pilih Tinggalkan Repsol Honda
Otomotif 17 Oktober 2023, 14:28
-
Alex Marquez: Marc Marquez Bakal Pensiun Kalau Tetap Tak Bahagia di Ducati
Otomotif 17 Oktober 2023, 12:46
-
Sudah Nyerah dengan Honda, Marc Marquez Ngaku Asosiasikan Sirkuit dengan Penderitaan
Otomotif 17 Oktober 2023, 11:20
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR