
Bola.net - Rival sengit yang masing-masing merupakan delapan dan sembilan kali juara dunia, Marc Marquez dan Valentino Rossi, kompak mengalami nasib sial dalam balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (6/6/2021). Keduanya terjatuh di Tikungan 10 pada saat yang berbeda, dan sama-sama gagal finis.
Marquez yang start dari posisi 13, mampu merangsek ke posisi kesembilan pada lap pembuka. Pada Lap 3, ia pun naik dua posisi usai Maverick Vinales dan Brad Binder bersenggolan. Setelahnya, ia pun menjalani aksi saling salip yang cukup sengit dengan Johann Zarco dan Aleix Espargaro dalam memperebutkan posisi keenam.
Sayangnya, Marquez terjatuh di Tikungan 10 pada Lap 8. Ini pertama kalinya Marquez gagal finis untuk ketiga kali secara beruntun. Uniknya, meski sangat menyayangkan hasil akhirnya, rider berusia 28 tahun ini merasa puas atas tujuh lap yang ia lalui itu. Walau cedera lengannya belum pulih, ia merasa bisa mengendarai RC213V lebih nyaman.
Marc Marquez Puas Jalannya 7 Lap Pertama
Third consecutive DNF for @marcmarquez93! 😱
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 6, 2021
A #MotoGP first for the eight-times champion! 💢#CatalanGP 🏁 pic.twitter.com/DdpCPzlpgT
"Saya menikmati balapan. Saya bisa ngotot, bagai Marc yang dulu. Bagi saya, ini tujuh lap terbaik musim ini. Saya bisa berkendara seperti yang saya mau. Saya bilang hari ini waktunya ambil risiko, karena buang-buang bahan bakar untuk finis di posisi 12-14 tak mencerminkan diri saya. Jadi, itulah yang saya lakukan. Saya ngotot sejak awal, menyalip beberapa rider," ujarnya via Crash.net.
"Sayang, sekalinya rider lain dapat ritme yang tepat, kami tidak. Saya tahu 3-4 lap itu sangat kritis, saat rider lain mencatat 1 menit 40 detik rendah, dan itu bukan ritme saya. Saya pun ambil terlalu banyak risiko. Tentu saya tak puas atas hasil ini, tapi saya puas atas cara saya menjalani tujuh lap itu. Lebih baik menjalani tujuh lap yang baik ketimbang sekadar finis," lanjutnya.
Hal serupa pun dialami oleh Rossi. Bedanya, Rossi tak merasakan sensasi berkendara yang baik seperti yang dirasakan Marquez, walau ritme balapnya sepanjang akhir pekan ini cukup baik. Start ke-11, The Doctor langsung melorot ke posisi 16 pada lap pembuka. Ia pun harus susah payah memperbaiki posisi. Sayang, saat ia sudah naik ke posisi 13, ia jatuh pada Lap 16.
Valentino Rossi Terkendala Grip Ban Belakang
Any hopes of a top ten finish for @ValeYellow46 ended eight laps from home! 😲
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 6, 2021
The Doctor joined a succession of riders to crash at Turn 10! 💢#CatalanGP 🏁 pic.twitter.com/KRGbv4HTSG
"Kami mengharapkan hasil lebih baik dari balapan ini, karena ritme saya baik kemarin pagi. Saya coba pakai ban keras di FP4 dan saya nyaman, cepat selama beberapa lap dengan ban itu. Jadi, kami putuskan pakai ban belakang keras. Sayang, sejak lap pertama, saya tak dapat grip yang saya harapkan, hingga terus kehilangan waktu. Saya mengalami vibrasi dan jatuh di Tikungan 10," ujar Rossi.
Ini adalah kedua kalinya Rossi gagal finis dalam tujuh balapan pertama, dan keempat kalinya ia gagal meraih satu pun poin. Kini rider berusia 42 tahun itu hanya ingin fokus pada balapan-balapan selanjutnya, dimulai dari uji coba pascabalap di trek yang sama pada Senin (7/6/2021).
"Ini sungguh disayangkan, dan merupakan hal yang harus kami pahami. Besok kami akan menjalani uji coba di sini. Saya rasa kami akan coba pakai ban medium, untuk memahami sensasi apa yang bisa diberikan, dan mungkin ada beberapa hal lain yang akan kami coba," pungkas Rossi.
Sumber: Crashnet
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Jack Miller Soal Baju Balap Fabio Quartararo: Makanya Jangan Banyak Makan Burger!
- Fabio Quartararo Sebut Alpinestars Investigasi Insiden Baju Balap di MotoGP Catalunya
- Fabio Quartararo Sindir Joan Mir dan 2 Tim Lain: Wajah Asli Kalian Kini Terlihat
- Dihukum Lagi, Fabio Quartararo Dinyatakan Finis Keenam di MotoGP Catalunya
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Baku, Azerbaijan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
VR46 Team Rayu KTM Lepas Pedro Acosta untuk Moto2 2022
Otomotif 7 Juni 2021, 17:45
-
Giacomo Agostini: Valentino Rossi Harus Mulai Berani Pikirkan Pensiun
Otomotif 3 Juni 2021, 14:56
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR