
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, mengaku turut bahagia melihat sang tandem, Marc Marquez, kembali sukses merebut kemenangan di MotoGP Sachsenring, Jerman, pada pertengahan Juni lalu. Lewat MotoGP.com pada Rabu (14/7/2021), Espargaro mengaku ada dua alasan yang membuatnya senang.
Yang pertama, tentunya sebagai sesama pembalap, Espargaro turut senang akhirnya Marquez bisa kembali ke puncak usai mengalami cedera patah tulang lengan kanan berkepanjangan. Seperti yang diketahui, Marquez harus menjalani tiga kali operasi dan absen semusim lebih demi memulihkan cedera tersebut.
Yang kedua, Espargaro merasa kemenangan Marquez di Jerman adalah bukti bahwa Honda sejatinya punya potensi untuk tampil baik di papan atas. Alhasil, ia sendiri harus mencari jalan untuk mendapatkan performa yang sama, terutama pada paruh kedua musim ini, yang akan dimulai dengan Seri Styria pada 6-8 Agustus nanti.
Pengembangan Honda Terhambat Selama 2 Tahun

Sejak awal musim, Espargaro sendiri kerap menyatakan bahwa dirinya membutuhkan kehadiran Marquez di garasi Repsol Honda untuk membantunya beradaptasi. Pasalnya, Polyccio paham betul bahwa rivalnya sejak anak-anak tersebut adalah rider paling berpengalaman sekaligus paling sukses di atas RC213V.
"Saya rasa kami punya banyak masalah pada kontrol traksi sejak karkas ban diubah pada beberapa tahun terakhir. Honda tak beradaptasi cukup baik pada ban ini seperti pabrikan lainnya. Alhasil, pengembangan motor Honda jadi lambat atau terhenti selama dua tahun, terutama ketika Marc absen," kisah Espargaro.
Rider Spanyol ini pun makin kelimpungan karena Takaaki Nakagami dan Alex Marquez juga bermasalah hingga mereka tak bisa dijadikan panutan. "Rider Honda lain juga tak mengalami kemajuan. Honda tidaklah bekerja sekeras pabrikan lain. Kami pun syok dan bertanya-tanya apa yang sejatinya terjadi," ungkapnya.
Tanda Espargaro Harus Tingkatkan Performa

Espargaro pun mengakui Honda tersesat tanpa Marquez. "Kami tak bisa memahami apa yang terjadi. Rider top kami, yakni Marc, jelas punya pengalaman lebih banyak. Sayangnya, ia tak bersama kami untuk mengatakan pada para insinyur Jepang soal apa yang sebenarnya terjadi. Inilah alasan mengapa kami jadi tersesat," tuturnya.
Atas alasan inilah, Espargaro sangat senang melihat Marquez kembali ke performa terbaiknya di Jerman. "Sebelum Sachsenring, Marc tidak dalam level terbaiknya. Namun, setelahnya Marc kembali dan ini adalah hal yang saya harapkan," ungkap juara dunia Moto3 2013 yang juga adik dari rider Aprilia Racing, Aleix Espargaro, ini.
"Saya sudah menunggu-nunggu Marc kembali ke level tertingginya, hingga saya juga bisa menantangnya di level tertinggi pula. Kita bisa bilang bahwa Marc benar-benar telah mengalahkan saya dengan tampil sangat baik. Alhasil, kini giliran saya untuk mengubah keadaan dan menyamai levelnya," pungkas Espargaro.
Sumber: MotoGP
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- 'Klasemen' Kecelakaan Tengah Musim MotoGP 2021: Pol Espargaro Memimpin
- Cedera Lutut Rumit, Franco Morbidelli Bisa Absen 4 Balapan Lagi
- Tunggu Keputusan Valentino Rossi, Petronas SRT Kesengsem Banyak Rider Muda
- Andrea Dovizioso Masih Sisakan 3 Uji Coba MotoGP Bareng Aprilia
- Maverick Vinales Tegas Tolak Vakum Setahun dari MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Acosta Ingin Tiru 90% Kekuatan Marquez, Sisanya Tiru Stoner-Schwantz
Otomotif 13 Juli 2021, 14:05
-
Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
Otomotif 13 Juli 2021, 12:53
-
Honda: Marc Marquez Balapan Pakai '1,5 Lengan', Tetap Tampil Kuat
Otomotif 13 Juli 2021, 11:03
-
Kondisi Tubuh Belum Stabil, Marc Marquez: Apa yang Terjadi Sungguh Aneh
Otomotif 12 Juli 2021, 10:13
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR