
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Ajo Moto3, Pedro Acosta, tak pelak lagi kini tengah jadi pusat perhatian di paddock MotoGP berkat performanya yang langsung meledak-ledak dalam musim debutnya. Ia pun kini digadang-gadang akan menjadi 'Marc Marquez Baru', bahkan sudah mulai diperhatikan oleh tim-tim kelas para raja.
Bagaimana tidak, juara Red Bull Rookies Cup 2020 ini meraih lima podium pada sembilan seri perdana Moto3 2021, yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Ia pun memimpin klasemen dengan 158 poin, unggul 48 poin dari Sergio Garcia (Aspar Team). Alhasil, ia pun digadang-gadang sebagai kandidat juara dunia terkuat.
Acosta kabarnya sudah teken kontrak dengan KTM Ajo untuk naik ke Moto2 tahun depan. Ia juga diproyeksikan turun di MotoGP pada 2023 atau 2024 mendatang. Kepada MCN, rider 17 tahun ini mengaku ogah disama-samakan dengan Marquez, namun tak memungkiri dirinya sudah mempelajari rider Repsol Honda itu sejak lama.
Pelajari Marquez Bantu Kembangkan Gaya Balap

"DiaMarc dan saya Pedro. Kami berbeda. Tapi saya sangat ingin memetik semua pelajaran dari Marc, karena saat menang, ia sungguh superior, sangat berbeda dari rider lainnya. Anda bisa lihat, sejak ia masih di GP125, caranya berkendara sangat berbeda dari lainnya," ujar Acosta seperti yang dikutip Diario AS, Senin (12/7/2021).
"Mempelajari Marc membantu saya mengembangkan gaya balap. Jadi, saya ingin mendapatkan 90% dari apa yang dimiliki Marc, sementara 10% dari Casey Stoner atau Kevin Schwantz. Kevin adalah idola ayah saya, dan saya melihat banyak balapan Kevin dengan ayah, bahkan berulang-ulang. Saat kecil, saya selalu pakai nomor 34," lanjutnya.
Kini, seperti pembalap Grand Prix lainnya, Acosta tengah menjalani rehat musim panas selama lima pekan. Ia pun sudah tak sabar menanti dimulainya paruh kedua musim ini. Namun, uniknya ia masih belum mau pusing memikirkan peluang juara, karena gelar bukanlah targetnya sejak awal musim.
Yang Penting Senang-Senang Dulu
Rider yang juga menempati peringkat ketiga di FIM Moto3 Junior World Championship 2020 ini menyatakan ia masih ingin fokus menjalani seri demi seri dan mengumpulkan poin. "Saya tak punya target ini saat memulai musim. Namun, apa yang datang kepada saya, selalu saya sambut dengan baik," tuturnya.
"Jika kami terus bekerja keras seperti sekarang, terus bersenang-senang di atas motor, mungkin akhir musim nanti saya bisa merebut gelar. Tapi saya ingin fokus pada masa sekarang, balapan demi balapan. Jika tidak, ada risiko yang lain akan mengejar," pungkasnya.
Acosta akan kembali turun lintasan dalam Moto3 Styria dan Austria yang akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring masing-masing pada 6-8 dan 13-15 Agustus mendatang. Sebagai catatan, trek ini merupakan kandang KTM dan juga Red Bull, hingga Acosta diharapkan bisa merebut kemenangan lagi.
Sumber: MCN, Diario AS
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
- Honda: Marc Marquez Balapan Pakai '1,5 Lengan', Tetap Tampil Kuat
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Silverstone, Inggris 2021
- Bintang F1 Lando Norris Dirampok Usai Nonton Final Euro 2020 di Wembley
- Bastianini Girang Kembali ke Gresini, di Giannantonio Siap Debut di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Acosta Ingin Tiru 90% Kekuatan Marquez, Sisanya Tiru Stoner-Schwantz
Otomotif 13 Juli 2021, 14:05
-
Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
Otomotif 13 Juli 2021, 12:53
-
Honda: Marc Marquez Balapan Pakai '1,5 Lengan', Tetap Tampil Kuat
Otomotif 13 Juli 2021, 11:03
-
Kondisi Tubuh Belum Stabil, Marc Marquez: Apa yang Terjadi Sungguh Aneh
Otomotif 12 Juli 2021, 10:13
-
Joan Mir Tanggapi Marc Marquez: Jarang Jatuh Tak Berarti Tak Kerja Keras
Otomotif 7 Juli 2021, 14:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR