Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales memiliki dua perasaan berbeda usai finis keenam di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu (18/3). Vinales mengaku jengkel karena performa terkuat YZR-M1 terlambat muncul dalam balapan ini, namun senang ikut bersaing memperebutkan kemenangan di lap-lap akhir.
Vinales start dari posisi 12, dan melorot ke posisi 15 pada lap-lap pertama. Rider Spanyol ini mengaku sangat lamban di paruh pertama balapan, namun mulai menikmati balapan dan melaju cepat pada pertengahan balap. Ia masuk ke posisi 10 besar pada Lap 13, lalu menyalip Jack Miller, Andrea Iannone, Dani Pedrosa dan Johann Zarco.
"Saya kesal, karena jika lebih awal mencatat 1 menit 55 detik, saya bisa merebut podium. Jelas saya jengkel, tapi di saat yang sama saya juga sangat senang karena akhirnya, dengan kesabaran, kami menemukan setup yang baik. Di lap-lap terakhir, rasanya saya kembali jadi Maverick yang biasanya, makin cepat dan cepat sepanjang balapan," ujarnya kepada Crash.net.
Maverick Vinales dan Johann Zarco (c) Yamaha
Penyebab Top Gun kesulitan di awal-awal balapan juga membuat timnya menemukan solusi yang baik untuk masa depan. Setup yang tepat ditemukan usai sesi kualifikasi, menawarkan grip ban belakang yang cukup tinggi. Meski begitu, Vinales menyadari bahwa sektor elektronik Yamaha masih lemah hingga menghalangi penyaluran tenaga M1.
"Setup kami hanya bagus untuk 10 lap terakhir, tapi ini masalah tenaga dan elektronik. Saya nyaman di pengereman, jadi tak ada cukup tenaga untuk menyerang rider lain. Sangat sulit menyalip Brad (Smith), Aleix (Espargaro) dan Jack (Miller). Saya kehilangan banyak waktu di belakang Jack, karena saya tak bisa menyerangnya. Tak ada tenaga di akselerasi," tuturnya.
Vinales pun menyatakan bahwa Yamaha telah menyia-nyiakan masa musim dingin demi mengatasi masalah mereka, mengingat M1 justru tampil kompetitif saat Vinales dan timnya memutuskan mengambil langkah berlawanan dari masa uji coba. Meski begitu, ia senang kekuatan M1 telah kembali.
"Melihat ke belakang, rasanya kami menyia-nyiakan tiga bulan, karena kini motor kami benar-benar berbeda dengan motor uji coba. Sasis berbasis 2016 tetap sama, tapi setupnya sangat berbeda. Arahnya lain. Saya masih butuh kepercayaan diri, tapi titik terkuat motor kami dari tahun lalu telah kembali, yakni di tikungan cepat. Jadi saya cukup senang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Finis Keenam di Qatar, Vinales Jengkel Sekaligus Senang
Otomotif 19 Maret 2018, 12:00
-
Vinales Pede Yamaha Tembus Papan Atas di Qatar
Otomotif 15 Maret 2018, 09:45
-
Idola Jadi Tandem, Maverick Vinales Terlecut Tampil Gemilang
Otomotif 14 Maret 2018, 14:20
-
Masih Jatuh Bangun, Yamaha Pede Vinales-Rossi Kuat di Qatar
Otomotif 14 Maret 2018, 11:30
-
Sebut Zarco-Rossi Mengancam, Marquez Ragukan Vinales
Otomotif 9 Maret 2018, 10:15
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR