
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli, maklum jika para pendukung Yamaha ingin ia digantikan oleh Toprak Razgatlioglu di MotoGP. Namun, ia menyatakan bahwa para bos timnya tak pernah memberi sinyal bahwa ia akan digantikan oleh sang juara WorldSBK 2021 dalam waktu dekat.
Kontrak Morbidelli dengan Yamaha akan habis pada akhir 2023 nanti, tetapi ia santer diisukan bakal digantikan oleh Razgatlioglu sejak pertengahan musim 2022. Namun, Yamaha tegas ingin menaati kontrak sang runner up MotoGP 2020, sementara Razgatlioglu juga menaati kontraknya dengan Yamaha di WorldSBK.
Lewat Motosprint, Rabu (18/1/2023), 'Morbido' mengaku juga sudah membaca kabar-kabar soal potensinya digantikan oleh 'El Turco'. Ia bahkan kerap melihat komentar warganet di media sosial soal hal ini. Namun, ia bisa memaklumi jika komentar macam ini kerap muncul, pasalnya ia sulit kompetitif sepanjang 2022.
Hanya Keinginan Fans Yamaha

"Saya telah membaca beberapa komentar di internet dan media sosial. Saya sering melakukannya. Namun, saya tak pernah merasa ada bahaya nyata bahwa Toprak akan merebut tempat saya. Hal ini bahkan tak pernah disebut-sebut oleh orang kepada saya," ungkap rider yang juga juara dunia Moto2 2017 ini.
"Itu jelas hanya komentar dan keinginan dari beberapa fans Yamaha, karena mereka tidak melihat performa baik dari saya, dan pada saat yang sama mereka melihat performa baik dari Toprak di WorldSBK. Ini adalah pikiran-pikiran yang bisa saya maklumi," lanjut anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Morbidelli juga mensinyalir bahwa dirinya ingin tetap berlaga di MotoGP selama mungkin. Pasalnya, MotoGP saat ini sangatlah kompetitif, di mana para pembalapnya mendapatkan paket motor dengan performa yang nyaris sama rata dan punya kesempatan yang sama besar dalam meraih podium dan kemenangan.
MotoGP Masa Kini Sangat Indah

Menurut Morbidelli, MotoGP masa kini adalah masa-masa keemasan. "MotoGP masa kini sangatlah indah. Ini adalah MotoGP dengan level yang sangat tinggi, di mana banyak rider bisa memenangi balapan, dan ada level teknis yang tinggi pula: banyak teknologi dan performa tinggi dari ban," ungkap rider berusia 28 tahun ini.
"Kami masih bisa meningkatkannya jika kami bicara soal pertunjukan dan cara membuat MotoGP menjadi berlian sehingga lebih mencolok. Namun, substansinya sudah ada: para rider melaju sangat cepat, dan saya melihat level kompetisi yang merata. Bagi penonton, ini menyenangkan untuk diikuti," pungkas Morbidelli.
Morbidelli yang berasal dari Italia tetapi memiliki darah Brasil, akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 10-12 Februari 2023 mendatang. Tes pramusim kedua akan digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 11-12 Maret 2023.
Sumber: Motosprint
Baca juga:
- Franco Morbidelli Sebut Fabio Quartararo Beri Motivasi pada Masa-Masa Sulit
- Bikin Heran: Sudah Pindah ke Ducati, Alex Marquez Masih Latihan Pakai Motor Honda
- Pensiun dari Formula 1, Sebastian Vettel Ancang-Ancang Beralih ke Reli
- Makin Senior, Aleix Espargaro Enggan Tetap Balapan di MotoGP 2025
- Enea Bastianini: Risiko Tolak Gabung VR46 Academy Sudah Terbayar Lunas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selalu Didampingi Valentino Rossi, Franco Morbidelli: Dia Stres Kalau Saya Tampil Buruk
Otomotif 19 Januari 2023, 15:26
-
Calon Bintang Masa Depan: 6 Rider Moto2 yang Berpotensi Naik ke MotoGP 2024
Otomotif 19 Januari 2023, 14:16
-
Franco Morbidelli Maklum Fans Yamaha Minta Ia Digantikan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 19 Januari 2023, 12:43
-
Franco Morbidelli Sebut Fabio Quartararo Beri Motivasi pada Masa-Masa Sulit
Otomotif 19 Januari 2023, 11:53
-
Bikin Heran: Sudah Pindah ke Ducati, Alex Marquez Masih Latihan Pakai Motor Honda
Otomotif 19 Januari 2023, 10:26
LATEST UPDATE
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR