
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli, mengaku senang karena terus mendapatkan bimbingan dari sang mentor yang sudah seperti kakaknya sendiri, Valentino Rossi. Menurutnya, bantuan-bantuan Rossi sangatlah berharga, terutama ketika ia mengalami keterpurukan sepanjang MotoGP 2022.
Morbidelli merupakan anggota pertama VR46 Riders Academy, bergabung pada 2013 lalu. Ia pula yang mempersembahkan gelar dunia untuk akademi itu, usai ia menjuarai Moto2 2017. Ia bahkan ikut memperebutkan gelar dunia MotoGP 2020 bersama Joan Mir, meski akhirnya jadi runner up dengan margin 17 poin saja.
Sayang, sejak operasi besar pada lutut kiri pada pertengahan 2021, Morbidelli seolah kehilangan tajinya. Ia sangat sulit tampil kompetitif, bahkan puasa podium dan kemenangan sepanjang 2022. Ia pun mengaku terus dapat pendampingan dari Rossi, meski The Doctor juga sibuk membimbing murid-muridnya yang lain.
Selalu Dekat dengan Valentino Rossi

"Vale membantu saya dengan cara tetap dekat dengan saya. Saya sering mendengarkan nasihatnya pada akhir pekan. Ia memberi saya semangat ketika saya tampil baik. Sudah jelas ia merasa lebih stres ketika saya tampil buruk, tetapi jiwanya selalu dekat dengan saya," ujar Morbidelli kepada Motosprint, Rabu (18/1/2023).
Rider Italia berdarah Brasil ini pun juga sama sekali tak kecil hati melihat rekannya di VR46, Pecco Bagnaia, menjuarai musim 2022. "Pecco menjalani musim yang hebat dan fantastis. Ia menjalani awal musim yang naik-turun, sampai-sampai ada saatnya kans meraih gelar dunia praktisnya sirna," tuturnya.
"Namun, Pecco tak menyerah. Ia terus berusaha mengejar ketertinggalan poin dengan konsentrasi tinggi dan mental yang tangguh. Sampai tiga balapan terakhir, ia tampil sangat baik, menjalani banyak aksi salip, dan meraih banyak kemenangan," lanjut Morbidelli, yang akan menjalani musimnya yang keenam di MotoGP 2023.
Tahun 2023 Tahun Pembalasan

Morbidelli pun tercatat belum naik podium lagi sejak MotoGP Spanyol 2021, ketika ia finis ketiga bersama Petronas Yamaha SRT. "Saya mencari pembalasan tahun ini. Kita lihat saja nanti apakah saya bisa balas dendam. Saya jelas sedang mencarinya. Saya banyak belajar tahun lalu," ungkap rider berusia 28 tahun ini.
"Saya merasa sudah bekerja keras, merasa tenang bersama orang-orang terdekat saya dan kru saya yang kini lebih berpengalaman. Semua terasa mengalami kemajuan. Saya sudah rindu naik podium, usai setahun lebih tak menyemprotkan sampanye. Saya sangat merindukannya, jadi kita lihat saja nanti," pungkasnya.
Morbidelli akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 10-12 Februari 2023 mendatang, serta tes pramusim kedua di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 11-12 Maret 2023. Berikut statistik prestasi Franco Morbidelli selama di Grand Prix.
Statistik Prestasi Franco Morbidelli
2013: Moto2 Federal Oil Gresini - Tidak terklasifikasi
2014: Moto2 Italtrans Racing Team - Peringkat 11
2015: Moto2 Italtrans Racing Team - Peringkat 10
2016: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 4
2017: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Juara
2018: MotoGP EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 15
2019: MotoGP Petronas Yamaha SRT - Peringkat 10
2020: MotoGP Petronas Yamaha SRT - Runner up
2021: MotoGP Petronas Yamaha SRT & Monster Energy Yamaha - Peringkat 17
2022: MotoGP Monster Energy Yamaha - Peringkat 19
Sumber: Motosprint
Baca juga:
- Franco Morbidelli Maklum Fans Yamaha Minta Ia Digantikan Toprak Razgatlioglu
- Calon Bintang Masa Depan: 6 Rider Moto2 yang Berpotensi Naik ke MotoGP 2024
- Franco Morbidelli Sebut Fabio Quartararo Beri Motivasi pada Masa-Masa Sulit
- Bikin Heran: Sudah Pindah ke Ducati, Alex Marquez Masih Latihan Pakai Motor Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selalu Didampingi Valentino Rossi, Franco Morbidelli: Dia Stres Kalau Saya Tampil Buruk
Otomotif 19 Januari 2023, 15:26
-
Enea Bastianini: Risiko Tolak Gabung VR46 Academy Sudah Terbayar Lunas
Otomotif 18 Januari 2023, 13:12
-
Valentino Rossi dan Sean Gelael Sukses Sabet Podium di 24 Hours of Dubai 2023
Otomotif 15 Januari 2023, 19:36
-
Fabio Quartararo Ingin Jadi Legenda MotoGP, Tapi Ogah Balapan Selama Valentino Rossi
Otomotif 15 Januari 2023, 18:48
-
Jadi Rekan Setim, Valentino Rossi dan Sean Gelael Balapan di 24 Hours of Dubai 2023
Otomotif 12 Januari 2023, 10:17
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR