Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, lagi-lagi terlibat perang verbal dengan petinggi Ducati. Setelah sempat cekcok dengan Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, beberapa bulan lalu, kini ia berselisih paham dengan CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali.
Dalam acara peluncuran Ducati Team 2020 di Bologna, Italia, Kamis (23/1/2020) lalu, Domenicali secara blak-blakan melontarkan sindiran kepada Honda, yang meraih banyak kemenangan dan gelar dunia bersama Marc Marquez.
"Saya lebih pilih mengakhiri musim sebagai runner up dan membuktikan bahwa semua pebalap di atas motor kami bisa menang, ketimbang menang terus-terusan dengan satu rider saja sementara rider lain bahkan tak bisa mendekat," tutur Domenicali seperti yang dilansir GPOne.
Puig pun membalas pernyataan kontroversial Domenicali ini lewat wawancaranya dengan La Vanguardia yang dirilis Rabu (29/1/2020). "Pernyataannya mengagetkan. Tapi kami bisa bikin mereka tetap jadi runner up, karena kami memang tak ada maksud membiarkan mereka menang," ujarnya.
Ducati Baru Juara dengan Satu Rider

Puig bahkan balas menyindir Domenicali, menyampaikan fakta bahwa Honda mampu meraih kemenangan dan gelar dunia dengan lebih banyak pebalap dari tim mana pun dalam sejarah sejarah Grand Prix.
Sementara itu, Ducati hanya pernah sekali juara bersama Casey Stoner (2007), yang uniknya juga juara bersama Honda pada 2011. "Jika ada tim yang hanya menang sedikit rider, maka itulah Ducati: mereka baru juara dengan satu rider," ucap Puig.
"Aneh melihat eksekutif seperti dia masuk di ranah persaingan. Saya rasa orang ini tak ingat sejarah balap motor. Honda meraih 8 (9) gelar dunia tim dan 11 gelar dunia pabrikan, sejak kedatangan Ducati pada 2003," lanjutnya.
Suruh Ducati Benahi 'Investasi'
Puig, yang pernah menjadi manajer pribadi Dani Pedrosa, juga menegaskan bahwa Honda akan melakukan segalanya demi meraih kemenangan, tak peduli berapa dari pebalap mereka yang bisa mewujudkannya.
Pria asal Spanyol ini bahkan melempar sindiran dengan menyuruh Ducati berbenah di sektor finansial mereka, mengingat mereka pernah membayar Jorge Lorenzo dengan 25 juta euro untuk 2017-2018 namun tetap gagal juara.
"Mau kami hanya menang, entah dengan satu, dua, atau semua rider yang kami punya. Jika pebalap kami tampil baik, ya biar saja. Mungkin Ducati harus lebih fokus pada cara mencari uang, dan membuat investasi mereka lebih menguntungkan," tutup Puig.
Baca Juga:
- Aprilia Optimistis Andrea Iannone Tak Bersalah Soal Kasus Doping
- Gantikan Valentino Rossi, Fabio Quartararo Banjir Ucapan Selamat
- Bela Monster Energy Yamaha 2021, Fabio Quartararo Wujudkan Impian
- Tiga Skenario Masa Depan Valentino Rossi, Mana yang Akan Dipilih?
- Tandemkan Quartararo-Vinales di MotoGP 2021, Yamaha Makin Pede
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Pulih, Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Motor
Otomotif 30 Januari 2020, 18:00
-
'Tak Ada Rival Sepadan, Marc Marquez Dominan Sampai 5 Tahun Lagi'
Otomotif 30 Januari 2020, 14:57
-
'Repsol Honda Ogah Gaet Alex Marquez Jika Bukan Juara Moto2'
Otomotif 30 Januari 2020, 14:25
-
Honda Balas Sindiran Ducati: Dasar Tak Tahu Sejarah MotoGP!
Otomotif 30 Januari 2020, 13:16
-
Gigi Dall'Igna Buka-bukaan Soal Impian Kerja Bareng Marc Marquez
Otomotif 29 Januari 2020, 16:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR